Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Daftar Terbaru Produk Pro Israel yang Kena Seruan Boikot Internasional

Hingga Rabu, 13 Desember 2023, daftar produk Israel yang kena seruan boikot internasional belum berubah.
Bendera Israel terlihat di dekat Dome of the Rock, yang terletak di Kota Tua Yerusalem./Reuters
Bendera Israel terlihat di dekat Dome of the Rock, yang terletak di Kota Tua Yerusalem./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Hingga Rabu, 13 Desember 2023, daftar produk Israel yang kena seruan boikot internasional belum berubah.

Sejak bulan November 2023 lalu, seruan boikot produk Israel menggema di dunia. Beberapa negara mayoritas penduduk muslim menyerukan boikot terhadap produk Israel atau yang berafiliasi dengan negara tersebut.

Di Indonesia, sempat muncul 121 produk yang dikabarkan berafiliasi dengan Israel. Akan tetapi pemerintah mengonfirmasi bahwa berita tersebut hoaks.

MUI secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah merilis daftar produk Israel dan afiliasinya yang harus diboikot sebagaimana yang beredar.

Meski demikian, hal berbeda dirilis oleh Komite Nasional BDS Palestina (BNC). Hingga hari ini, BDS masih mempertahankan berbagai produk yang menurut mereka harus diboikot.

Berikut adalah daftar produk yang kena boikot internasional menurut BDS:

1. Siemens

Siemens (Jerman) merupakan kontraktor utama Euro-Asia Interconnector, kabel listrik bawah laut Israel-UE yang direncanakan menghubungkan pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina ke Eropa. Peralatan listrik bermerek Siemens dijual secara global.

2. PUMA

PUMA (Jerman) mensponsori Asosiasi Sepak Bola Israel, yang mengatur tim-tim di pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina yang diduduki.

3. Carrefour

Dilansir dari situs resminya, BDS menyebut jika Carrefour (Prancis) adalah penggerak genosida. Carrefour-Israel telah mendukung tentara Israel yang mengambil bagian dalam genosida warga Palestina di Gaza dengan memberikan hadiah berupa paket pribadi.

Pada tahun 2022, mereka menjalin kemitraan dengan perusahaan Israel Electra Consumer Products dan anak perusahaannya Yenot Bitan, yang keduanya terlibat dalam pelanggaran berat terhadap rakyat Palestina.

4. AXA

Ketika Rusia menginvasi Ukraina, raksasa asuransi AXA (Prancis) mengambil tindakan yang ditargetkan terhadapnya. 

Namun, ketika Israel, rezim kolonialisme dan apartheid yang telah berusia 75 tahun, melancarkan perang genosida di Gaza, AXA terus berinvestasi di bank-bank Israel untuk mendanai kejahatan perang dan pencurian tanah dan sumber daya alam Palestina.

5. Hewlett Packard Inc (HP Inc)

HP Inc (AS) menyediakan layanan ke kantor para pemimpin genosida, PM Israel Netanyahu dan Menteri Keuangan Smotrich.

6. SodaStream

SodaStream secara aktif terlibat dalam kebijakan Israel yang menggusur warga asli Badui-Palestina Israel di Naqab (Negev) dan memiliki sejarah panjang diskriminasi rasial terhadap pekerja Palestina.

8. Kosmetik Ahava

Ahava memiliki lokasi produksi, pusat pengunjung, dan toko utama di pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina.

9. RE/MAX

RE/MAX (AS) memasarkan dan menjual properti di pemukiman ilegal Israel yang dibangun di atas tanah curian Palestina, sehingga memungkinkan penjajahan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper