5 Terpopuler Nasional, Arsul Sani Nilai Tak Semua Partai Oposisi Harus Diajak Bergabung dan Amien Rais Mau PAN Oposisi

Sekjen PPP, Arsul Sani yang menilai tak semua partai oposisi harus diajak bergabung ke dalam gerbong pemerintah menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada hari Senin (15/7/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  19:21 WIB
5 Terpopuler Nasional, Arsul Sani Nilai Tak Semua Partai Oposisi Harus Diajak Bergabung dan Amien Rais Mau PAN Oposisi
Arsul Sani - Istimewa

1. Jokowi Ajak Ketum Parpol Bahas Soal Koalisi dengan Partai Pengusung Prabowo

Presiden Joko Widodo pada pidato Visi Indonesia menyampaikan posisi oposisi sama terhormat dengan koalisi. Kemungkinkan untuk mengajak partai lawan akan dibahas.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan bahwa pemerintahan sehat dan demokrasi yang baik perlu ada keseimbangan yang memadai. Oleh karena itu tidak semua partai di parlemen harus diajak menjadi koalisi.

Baca selengkapnya di sini.

2. Gerindra Jadi Oposisi Jokowi, Alasannya Tidak Satu Visi

Partai Gerindra melalui Ketua Umum Prabowo Subianto menyatakan berada di luar pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Meski begitu, partai tetap bekerja sama membangun bangsa.

Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan bahwa kerja sama yang baik adalah berposisi demi membangun bangsa, bukan bagi-bagi rezim.

Baca selengkapnya di sini.

3. Jamaah Islamiyah Punya Koneksi ke Partai Politik, Jago Manajemen Chaos

Polri mengungkapkan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) tidak hanya memiliki dana yang kuat untuk membangun khilafah, tetapi juga memiliki jaringan yang kuat dengan partai politik tertentu di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kelompok tersebut secara diam-diam berencana membangun negara khilafah tidak hanya melalui pendanaan yang kuat, tetapi juga memiliki koneksi ke Partai Politik

Baca selengkapnya di sini.

4. Cerita Tito Tentang Konflik Poso dan Pemboman Gedung Milik Kalla

Di hadapan calon perwira remaja TNI dan Polri, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian memuji peran Jusuf Kalla sebagai sosok yang komplit.

Tito menuturkan Jusuf Kalla merupakan pengusaha, ekonom, politisi dan birokrat yang mencatatkan namanya dalam sejarah karena mampu memenangkan pemilihan Wakil Presiden dua kali dengan Presiden yang berbeda.

Baca selengkapnya di sini.

5. Amien Rais Mau PAN Oposisi, Kenapa Pengurus Mau Koalisi?

Pada pemilihan presiden 10 tahun terakhir, Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung calon kepala negara yang bukan pemenang.

Setelah perhelatan pemilihan presiden (pilpres), PAN bergabung dalam pemerintahan. Baca selengkapnya di sini.

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top