Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DKPP : Pemilu Serentak Sebaiknya Dievaluasi

Sistem pemilihan umum serentak di Indonesia dinilai perlu dievaluasi mengingat konsentrasi publik lebih terfokus pada pemilihan presiden.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  17:03 WIB
Petugas memasang spanduk Pemilu 2019 di Temanggung, Jawa Tengah - ANTARA/Anis Efizudin
Petugas memasang spanduk Pemilu 2019 di Temanggung, Jawa Tengah - ANTARA/Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA--Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Alfitra Salam menyatakan sistem pemilihan umum serentak di Indonesia perlu dievaluasi mengingat konsentrasi publik lebih terfokus pada pemilihan presiden.

“Pasalnya, dalam pemilu serentak, yang diperhatikan hanya pipresnya saja. Pemilu yang lain, menjadi tidak diperhatikan,” ujarnya, Selasa (22/1).

Alfitra mengatakan persoalan keserentakan menjadi masalah tersebut yang harus dievaluasi. Menurutnya, serentak tidak harus di semua daerah karena luasnya wilayah Indonesia.

Dia berpendapat, sebaiknya pemilu daerah dengan di pusat dipisahkan dengan mendahulukan pemilu di daerah. Dengan demikian, pemilih akan lebih konsentrasi mengikuti pemilu secara bertahap.

“Sekarang ini gimana mau konsentrasi, siapa calonnya juga ga tau, apalagi track record, ini saya kira sistem pemilu secara keseluruhan harus dievaluasi setelah 2019,” ujarnya.

Menurutnya, Pemilu serentak memunculkan kemerosotan demokrasi, terutama berkaitan dengan kohesi sosial masyarakat.

“Pengetahuan masyarakat sangat minim sekali, hanya fokus kepada pilpres, tidak ada kepedulian terhadap legislatif, ini saya kira pesan saya, memang harus ada evaluasi,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dkpp Pemilu 2019 dewan kehormatan penyelenggara pemilu (dkpp)
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top