Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketika Jokowi dan Kapolri Bicara Kasus Tewasnya Brigadir J

Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit angkat bicara mengenai kasus dugaan aksi saling tembak yang menewaskan Brigadir J.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  19:15 WIB
Ketika Jokowi dan Kapolri Bicara Kasus Tewasnya Brigadir J
Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan tanda pangkat kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) saat upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2021).Listyo Sigid Prabowo dilantik menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis yang memasuki masa pensiun. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Brigadir J atau Yosua tewas dalam dugaan aksi baku tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. 

Aksi saling tembak antara kedua polisi tersebut konon dipicu oleh aksi Brigadir J yang masuk ke kamar pribadi istri Kadiv Propam. Brigadir J juga diduga melakukan aksi tak senonoh terhadap istri perwira tinggi polri tersebut.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Dia mengatakan bahwa kasus tersebut masih di dalami oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara, polisi juga dikabarkan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap motif aksi saling tembak tersebut.

Kasus ini belakangan menjadi sorotan karena Presiden Jokob Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ikut berkomentar. Berikut fakta terbaru terkait insiden di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo.

Usut Tuntas Kasus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar kepolisian segera mengusut tuntas aksi polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Proses hukum harus dilakukan," ujarnya, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (12/7/2022).

Menurut catatan Bisnis, Seorang polisi berinisial Brigadir J dikabarkan meninggal dunia karena luka tembak yang diterimanya dari anggota polisi lainnya di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Brigadir J yang meninggal dalam aksi polisi tembak polisi merupakan anggota Bareskrim Polri yang ditugaskan di Propam.

“Ajudan atau siapa tetapi yang jelas tadinya personil dari bareskrim tapi kemudian diperbantukan di propam, belum tahu apakah ajudan atau apa, tapi dia diperbantukan di propam,” ujar Karo Pengmas Ahmad Ramadan di Gedung Humas, Senin (11/7/2022).

Untuk saat ini, Ramadhan mengatakan bahwa kasus ini sedang dilakukan pendalam dan ditelusuri oleh Polres Jakarta Selatan.

“Sekarang kasus ini masih didalami oleh propam mabes dan penyidikannya sesuai locus delicti ditangani di Polres Jaksel,” tuturnya.

Kapolri Bentuk Tim Khusus

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turun tangan terkait kabar polisi tembak polisi yang menewaskan Birgadir J.

Listyo bahkan mengaku sudah membentuk tim dalam kasus penembakan yang terjadi di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dibilangan Jakarta Selatan.

“Saya membentuk tim khusus (timsus) yanh dipimpin Wakapolri, Itwasum, Kabareskrim Kadiv, dan Assdm,” tutur Listyo Sigit di Mabes Polri, Selasa (12/7/2022).

Selain itu, Listyo mengatakan dalam kasus ini terdapat dua laporan yang diterima terkait penembakan di rumah Ferdy Sambo.

“Ada dua laporan pertama tentang percobaan pembunuhan dan kedua kekerasan terhadap perempuan pasal 289, dua kasus ini ditangani Polres Jaksel,” tutur Listyo Sigit di Mabes Polri, Selasa (12/7/2022).

Selain itu, Listyo juga meminta agar penanganan dari kasus ini digarap dengan serius mungkin dan diawasi oleh tim tim yang ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mabes polri polri Jokowi kapolri
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top