Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Percakapan Pertama Joe Biden dengan Mahmoud Abbas, Bahas Apa?

Joe Biden berbicara dengan Mahmoud Abbas tentang ketegangan di Yerusalem dan wilayah Tepi Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Mei 2021  |  03:32 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. - Antara/Reuters
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan panggilan telepon pertamanya dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu (15/05/2021), di tengah pertempuran sengit antara Israel dan kelompok militan Palestina.

Mengutip CNBC.com, Minggu (16/05/2021), Joe Biden menegaskan komitmen kuatnya untuk solusi dua negara dengan jalan terbaik demi mencapai resolusi yang adil dari konflik Israel-Palestina.

Joe Biden berbicara dengan Mahmoud Abbas tentang ketegangan di Yerusalem dan wilayah Tepi Barat, serta kepentingan bersama mereka dalam menjadikan Yerusalem sebagai tempat hidup berdampingan secara damai bagi orang-orang dari semua agama dan latar belakang.

Pada hari yang sama, Joe Biden juga berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Joe Biden menegaskan kembali dukungannya terhadap hak Israel untuk membela diri terhadap serangan roket dari kelompok militan Hamas.

Presiden mencatat periode konflik saat ini secara tragis telah merenggut nyawa warga sipil Israel dan Palestina, termasuk anak-anak,” tulis pernyataan resmi Gedung Putih.

Netanyahu mengatakan kepada Biden bahwa Israel melakukan segalanya untuk menghindari kerugian bagi mereka yang tidak terlibat dengan Hamas. Para pihak yang yang tidak terlibat dengan Hamas dievakuasi dari gedung 12 lantai di Jalur Gaza yang menjadi kantor The Associated Press dan Al. Jazeera. Tiga rudal Israel meruntuhkan gedung itu pada Sabtu.

Kantor media internasional di Gaza yang dibom Israel ini telah memicu kemarahan dunia internasional. Alhasil, Gedung Putih menanggapi hal tersebut.

“Pemerintahan Biden telah mengkomunikasikan secara langsung kepada Israel bahwa memastikan keselamatan dan keamanan jurnalis dan media independen adalah tanggung jawab yang terpenting," tulis Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah tweet pada Sabtu.

Presiden Associated Press, melalui pernyataan resmi, mengatakan selusin jurnalis AP dan pekerja lepas telah mengevakuasi gedung sebelum hantaman bom.

Kami terkejut dan ngeri bahwa militer Israel akan menargetkan dan menghancurkan gedung yang menampung biro AP dan organisasi berita lainnya di Gaza," kata Presiden dan CEO AP Gary Pruitt.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina mahmoud abbas Joe Biden

Sumber : CNBC.com

Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top