Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NasDem Minta Paslon Jalankan Politik Bermartabat di Pilkada 2020

DPP Partai Nasional Demokrat atau NasDem juga meminta masyarakat untuk tak mudah percaya dengan isu sesat yang menimbulkan perselisihan saat Pilkada Serentak 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Desember 2020  |  23:59 WIB
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat atau NasDem mengimbau para pasangan calon yang bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 untuk menjaga kondisi yang kondusif.

Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, meminta masyarakat untuk tak mudah percaya dengan isu sesat yang menimbulkan perselisihan di tengah penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

"Partai NasDem mengimbau agar masyarakat tidak termakan isu menyesatkan yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat. Kita juga harus menghindari politisasi SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan)," kata Ali dalam keterangan resminya, Senin (7/12/2020).

Menurutnya, DPP NasDem juga mengimbau dan berharap agar para calon kepala daerah yang bertarung dalam Pilkada 2020 ini selalu mengedepankan budaya berpolitik yang bermartabat.

"Berkompetisi secara terhormat, tidak menghalalkan segala cara, dan menjadi pelopor yang menjaga ketentraman hidup bermasyarakat," katanya.

Di samping itu, Ahmad mengatakan Partai NasDem juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan Covid-19 yang ketat menjelang pencoblosan Pilkada serentak di 270 daerah pada Rabu (9/12/2020).

"Pilkada tinggal dua hari lagi, sedangkan pertumbuhan kasus positif Covid-19 masih tetap tinggi. Kami sangat berharap penyelenggara pemilihan dan juga masyarakat menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana yang telah dirancang," kata Ahmad.

Partai NasDem berharap Pilkada tetap berjalan secara demokratis, langsung, umum bebas dan rahasia, jujur dan adil, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Terkait penerapan protokol kesehatan ini, lanjut Ali, Partai NasDem meminta penyelenggara dapat bersikap tegas terhadap kemungkinan ada pelanggaran.

"Janganlah sampai TPS-TPS saat Pilkada nanti menjadi klaster-klaster baru penularan Covid-19. Kita tentu tidak mengharapkannya," kata ketua Fraksi Partai NasDem DPR itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem Pilkada Serentak Pilkada 2020

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top