Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Didampingi Megawati Cs, Prabowo: Aksi Massa Mengarah Makar dan Terorisme

Presiden Prabowo, didampingi Megawati dan tokoh lainnya, menegaskan aksi massa yang mengarah pada makar dan terorisme harus ditindak tegas oleh aparat.
Akbar Evandio,Dany Saputra
Akbar Evandio & Dany Saputra - Bisnis.com
Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:37
Presiden Prabowo Subianto didampingi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua MPR Saiful Mujani dan Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan konferensi pers di Istana, Minggu (31/8/2025). JIBI/Akbar Evandio
Presiden Prabowo Subianto didampingi Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua MPR Saiful Mujani dan Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan konferensi pers di Istana, Minggu (31/8/2025). JIBI/Akbar Evandio

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyebutkan aksi demonstrasi yang dilakukan akhir-akhir ini mengarah pada tindakan makar dan terorisme sehingga minta ditindak tegas oleh aparat. 

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dengan didampingi Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin dan sejumlah ketua umum partai politik di Istana Negara, Minggu (31/8/2025).

"Sekali lagi, aspirasi murni yang disampaikan harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dihormati dan dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa ada gejala tindakan-tindakan melawan hukum; bahkan ada yang mengarah pada makar dan terorisme," tegasnya.

Presiden menyampaikan bahwa menghormati kebebasan berpendapat seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights pasal 19, dan UU 9 tahun 1998.

"Penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, namun jika dalam pelaksanaannya ada aktivitas anarkis, merusak fasilitas umum, sampai adanya korban jiwa; mengancam dan menjarah rumah-rumah dan instansi-instansi publik, maupun rumah-rumah pribadi, hal itu merupakan pelanggaran hukum dan negara wajib hadir dan melindungi rakyatnya.

Dia menegaskan aparat yang bertugas harus melindungi masyarakat, melindungi fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat.

"Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku."

Prabowo menambahkan kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro