Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Zelensky Dinobatkan Sebagai 'Person of the Year' Majalah Time

Majalah Time menobatka Zelensky sebagai Person of The Year di tengah-tengah perang antara Rusia dan Ukraina
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  09:23 WIB
Zelensky Dinobatkan Sebagai 'Person of the Year' Majalah Time
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dinobatkan sebagai "Person of the Year" oleh majalah Time, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya selama perang negaranya melawan Rusia.

Majalah tersebut juga mengakui “semangat Ukraina”, dalam melawan invasi Presiden Vladimir V. Putin dari Rusia.

Dikutip dari New York Times, Pemimpin Ukraina yang mantan komedian itu dinilai sebagai tokoh perlawanan invasi Rusia sejak bulan Februari, sekaligus menggambarkan perang sebagai perjuangan oleh orang-orang yang cinta damai mencari kebebasan dari tirani.

Dua keputusan yang dibuat pada bulan Februari menentukan gayanya. Ketika perang dimulai, kekuatan Barat dan pakar militer berasumsi bahwa pasukan Rusia akan dengan cepat menyerbu ibu kota Kyiv, dan mengharapkan pemerintah mundur ke tempat yang lebih aman. Sebaliknya, Zelensky tetap tinggal di kota sebagai simbol pembangkangan dan kelangsungan otoritas sipil. Akhirnya, pasukan Ukraina berhasil menghalau serangan Rusia di sana.

Keputusan kedua adalah memulai pidato malam yang disiarkan di media sosial. Tak lama sebelum invasi dimulai, Zelensky berkata, "Dengarkan suara nalar," menambahkan, "Rakyat Ukraina menginginkan perdamaian."

“Dia ingin menghancurkan negara kami dan semua yang telah kami bangun, tetapi kami tahu kekuatan rakyat Ukraina.” ujarnya dalam pidato lainnya.

Sejak itu, Zelensky telah menggunakan kantornya di Kyiv untuk menyampaikan serangkaian pidato kepada Kongres AS, Parlemen Inggris, Uni Eropa dan banyak kelompok lainnya, memohon dukungan militer, berterima kasih kepada negara-negara yang mendukung Ukraina dan membingkai negaranya dalam perjuangan sebagai salah satu antara kebebasan dan despotisme.

Bahkan penampilannya yang menggunakan sepatu bot tempur, celana khaki, kaus hijau, dan janggut yang rapi — telah menjadi merek dagang, memperkuat citranya sebagai prajurit.

Pada pertengahan November, dia melakukan kunjungan penuh kemenangan ke kota selatan Kherson tak lama setelah pasukan Ukraina merebutnya kembali dari Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Volodymyr Zelensky Ukraina Perang Rusia Ukraina Krisis Ukraina
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top