Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sukabumi Diguncang Gempa Dua Kali, BMKG: Jangan Panik, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa di Sukabumi, Jawa Barat terjadi dua kali dengan kekuatan M5,8 dan M2,8. BMKG meminta masyarakat tak panik karena tak berpotensi tsunami.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  08:34 WIB
Sukabumi Diguncang Gempa Dua Kali, BMKG: Jangan Panik, Tak Berpotensi Tsunami
Sukabumi Diguncang Gempa Dua Kali, BMKG: Jangan Panik, Tak Berpotensi Tsunami. Wilayah terdampak Gempa Sukabumi pagi ini, Kamis (8/12/2022). - BMKG
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengumumkan gempa susulan di Sukabumi dengan guncangan yang lebih kecil yakni magnutudo 2,8, Kamis (8/12/2022).

"#Gempa Mag:2.8, 08-Dec-2022 08:05:50WIB, Lok:7.36LS, 106.82BT (50 km BaratDaya KOTA-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn:74 Km #BMKG Disclaimer:Dlm bbrp menit pertama stlh gmp,parameter gmp dapat berubah dan boleh jadi blm akurat,kecuali tlh dianalisis ulang seismologist," cuitnya melalui akun Twitter.

Sebelumnya sekira jam 07.50 WIB, gempa M5,8 mengguncang Sukabumi. Kepala Mitigasi Gempa dan Tsunami Daryono menyampaikan bahwa gempa kali ini bukanlah gempa Megatrhust dan tidak berpotensi tsunami. Oleh karenanya, dia mingimbau masyarakat agar tidak panik.

"Gempa M5,8 ini tdk berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan," cuitnya melalui akun Twitter @DaryonoBMKG.

Menurut BMKG, lokasi gempa 7.11 LS,106.99 BT (22 km Tenggara Sukabumi). Adapun kedalaman gempa 104 Km, dan dirasakan di Rancaekek, Lembang, Bogor, Bandung, Pangandaran, Padalarang, Cianjur, Sumur, Sukabumi, Jakarta Selatan, Garut, Bekasi dan Tangerang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa sukabumi BMKG tsunami
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top