Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Usut Korupsi Garuda Indonesia, Ini Kata KPK

KPK mengapresiasi Kejaksaan Agung yang melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia (Persero).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 27 Juni 2022  |  16:03 WIB
Kejagung Usut Korupsi Garuda Indonesia, Ini Kata KPK
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri / Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Kejaksaan Agung yang melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia (Persero) dengan tersangka eks Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan lembaga antirasuah juga sempat menangani perkara yang menjerat Emirsyah Satar dan Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

"Sebelumnya, KPK juga telah menangani perkara pada PT. Garuda Indonesia terkait suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari

Airbus, ATR, Bombardier dan Roll Royce serta tindak pidana pencucian uang-nya," kata Ali kepada wartawan, Senin (27/6/2022).

Dia memastikan KPK berkomitmen memberi dukungan kepada Kejaksaan Agung dalam mengusut perkara korupsi Garuda Indonesia.

"Sebagaimana semangat sinergi dalam pemberantasan korupsi antar-APH kepada Kejaksaan Agung," kata Ali.

Ali mengatakan penyidikan dugaan korupsi Garuda oleh Kejagung merupakan wujud penguatan bersama penegakkan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Dugaan tindak pidana korupsi ditangani secara optimal dari kecukupan alat bukti yang diperoleh aparat penegak hukum sesuai prinsip-prinsip mekanisme hukum yang berlaku. Sehingga penegakan hukum betul-betul memberi efek jera bagi para pelakunya, dan pemulihan bagi kerugian keuangan negara yang telah ditimbulkannya," papar Ali

Sebelumnya, Kejagung menetapkan dua orang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Kedua tersangka adalah: ES (Emirsyah Satar) selaku bekas Direktur Utama Garuda Indonesia atau GIAA dan Soetikno Soedarjo sekalu Direktur Mugi Rekso Abadi (MRA).

"Keduanya tidak ditahan karena masing-masing sedang menjalani tahanan atas kasus di KPK," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (27/6/2022)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Garuda Indonesia Kejaksaan Agung
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top