Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Polisi Tolak Laporan Haris Azhar Terhadap Luhut Usai Debat Berjam-jam

Polisi menolak laporan Direktur Lokataru Haris Azhar terhadap Menteri Koordinator Didang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 24 Maret 2022  |  13:06 WIB
Polisi Tolak Laporan Haris Azhar Terhadap Luhut Usai Debat Berjam-jam
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar berjalan keluar Gedung Ditreskrimum usai memenuhi undangan mediasi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021). Mediasi terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tersebut ditunda oleh pihak kepolisian. ANTARA FOTO/Reno Esnir - wsj.\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi menolak laporan Direktur Lokataru Haris Azhar terhadap Menteri Koordinator Didang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait dugaan gratifikasi.

Kepala Advokasi dan pengacara Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Jakarta Nelson Nikodemus Simamora mengaku sempat berdebat saat diminta pihak SPKT Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi dengan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya. Perdebatan terjadi selama beberapa jam.

"Dan kemudian setelah berdebat selama beberapa jam akhirnya pihak Ditreskrimsus memutuskan untuk menolak laporan kita," kata Nelson kepada wartawan, dikutip Kamis (24/3/2021).

Dia membeberkan alasan polisi menolak laporannya. Salah satunya, kata Nelson, karena kasus korupsi tidak bisa dilaporkan. Dia menilai, alasan tersebut terkesan dibuat-dibuat.

"Alasannya dalam tindak pidana korupsi tidak bisa membuat laporan, itu alasan yang bagi kami dibuat-buat untuk menolak laporan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Lokataru, Haris Azhar berencana melaporkan balik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Diketahui, Haris dan Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah penyebaran berita bohong terhadap Luhut.

"Jadi akan laporan balik ya walaupun secara legal ini bukan delik aduan," kata kuasa hukum Haris, Nurkholis, Senin (21/3/2022).

Pihak Haris berencana melaporan balik Luhut pada hari ini atau besok. Nurkholis sendiri tak membeberkan lebih detail terkait hal apa yang akan dilaporkan ke polisi. Hanya saja, dirinya menyinggung terkait bisnis tambang emas di Papua.

Sementara itu, Haris mengaku, menemukan dugaan tindak pidana atau kejahatan di sektor ekonomi dan Investasi di Papua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi polda metro jaya gratifikasi Luhut Pandjaitan Haris Azhar
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top