Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah Hari Ini, Pesawat Malaysia Airlines MH370 Menghilang 8 Tahun Lalu

MH370 adalah penerbangan penumpang internasional terjadwal yang menghilang pada tanggal 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur ke Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Maret 2022  |  16:50 WIB
Sejarah Hari Ini, Pesawat Malaysia Airlines MH370 Menghilang 8 Tahun Lalu
Penemuan puing pesawat diduga dari pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pulau La Reunion - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - 8 Maret menjadi pengingat hilangnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan 370 (MH370/MAS370).

MH370 adalah penerbangan penumpang internasional terjadwal yang menghilang pada tanggal 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur ke Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing.

Pesawat Boeing 777-200ER ini terakhir kali melakukan kontak dengan pengawas lalu lintas udara kurang dari satu jam setelah lepas landas.

Saat itu, pesawat ini mengangkut 12 awak kabin dan 227 penumpang dari 15 negara.

Pesawat ini berangkat dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur pada tanggal 8 Maret pukul 00:41 waktu setempat (16:41 UTC, 7 Maret) dan dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing pukul 06:30 waktu setempat (22:30 UTC, 7 Maret).

Pesawat ini sedang naik ke ketinggian jelajah 35000 kaki (11000 m) dengan kecepatan udara 471 knot (542 mph; 872 km/h) ketika pesawat ini hilang komunikasi dan sinyal transpondernya hilang.

Posisi terakhir pesawat ini per 8 Maret pukul 01:21 waktu setempat (17:21 UTC, 7 Maret) adalah  6°55′15″N 103°34′43″E, sesuai titik jalur navigasi IGARI di Teluk Thailand, dan dari situ rencananya pesawat berbelok sedikit ke arah timur.

11 negara lainnya ikut bergabung dalam misi pencarian pada 17 Maret setelah Malaysia meminta lebih banyak bantuan dan total akhirnya mencapai 26 negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top