Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fadjroel Jadi Dubes, Siapa Pengganti Jubir Jokowi? Ini Kata Istana

Dengan dilantiknya Fadjroel Rachman sebagai Duta Besar RI untuk Kazakhstan, maka posisi Jubir Presiden Jokowi saat ini kosong.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  14:29 WIB
Fadjroel Rahman seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10/2019) - Bisnis/Amanda Kusumawardhani
Fadjroel Rahman seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10/2019) - Bisnis/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 17 duta besar LBPP RI di Istana Negara pada Senin (25/10). Jubir Presiden, Fadjroel Rachman turut dilantik sebagai Dubes pada hari ini.

Fadjroel dilantik Presiden Jokowi sebagai Dubes LBPP RI untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan. Dengan dilantiknya Fadjroel, maka posisi Jubir Presiden RI saat ini kosong.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyampaikan belum ada arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan penunjukan juru bicara pengganti Fadjroel Rachman.

Dia melanjutkan, komunikasi publik presiden sementara akan ditangani oleh tiga pejabat setingkat menteri sehingga dirinya belum bisa memastikan sampai kapan Jokowi akan memiliki jubir baru.

"Sampai saat ini belum ada arahan Presiden. Selain itu, di Istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP," kata Bey kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Sekadar informasi, pergantian juru bicara presiden jadi sorotan usai Fadjroel Rachman dilantik menjadi Dubes. Dia dilantik bersama 16 orang duta besar lainnya.

Fadjroel telah menjalani tugas sebagai jubir presiden sekaligus staf khusus presiden bidang komunikasi sejak 21 Oktober 2019. Adapun, dirinya menggantikan posisi yang ditinggalkan Johan Budi Prasetyo.

Untuk diketahui, staf khusus presiden dibagi menjadi 3 klaster berdasarkan bidang tugas masing-masing. Pertama, adalah bidang komunikasi. Kedua, adalah bidang strategis. Ketiga, adalah teman diskusi Jokowi.

Sejumlah staf khusus yang bertugas di bidang komunikasi adalah Fadjroel Rachman (bidang politik pemerintahan), Arif Budimanta (bidang ekonomi), Angkie Yudistia (bidang sosial), dan Dini Shanti Purwono (bidang hukum).

Fadjroel menyebut, bahwa ke depannya ketiga rekannya yang akan menggantikan tugasnya untuk menjelaskan kebijakan-kebijakan presiden langsung kepada publik.

“Selama ini ada 4 orang yang bertugas menemani teman-teman media kepada publik selain saya, ada Pak Arif Budimanta, Ibu Dini Purwono, dan Ibu Angkie Yudistia. Jadi, kalau saya tidak ada, itu nanti 3 orang cukup untuk bertemu dengan teman-teman [media],” ujar Fadjroel.

Dia melanjutkan, ruang untuk mengemban tugas menyampaikan informasi dari Istana kepada masyarakat masih dilaksanakan oleh Menteri Sekretraris Negara (Mensesneg) Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-teman selama ini sehingga kami bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya walaupun ada di sana sini ada kekurangan, tetapi itulah upaya kami mewakili presiden sebagai mata, telinga, dan mulut presiden,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi dubes duta besar fadjroel rachman
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top