Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Tersangka Kasus Suap Probolinggo Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

Kedua tersangka meeminta hakim PN Jaksel menerima dan mengabulkan permohonan praperadilannya.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 01 Oktober 2021  |  18:19 WIB
rnWakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) memberikan keterangan pers tentang operasi tangkap tangan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) dan suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A\r\n
rnWakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) memberikan keterangan pers tentang operasi tangkap tangan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kanan) dan suaminya yang juga anggota DPR dan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Dua tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dua tersangka tersebut adalah Hasan dan Nurul Huda. Penyidik KPK telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam perkara suap yang menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminudin. 

Adapun gugatan praperadilan didaftarkan pada Kamis (1/10/2021). Dalam petitum gugatannya, kedua ASN itu meminta hakim PN Jaksel menerima dan mengabulkan seluruh permohonannya.

Selain itu, mereka meminta hakim menyatakan penetapan tersangka para pemohon yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/50/DIK.00/01/08/2021 tanggal 31 Agustus 2021 dan Nomor Sprin.Dik/50a.2021/DIK.00/01/09/2021 tanggal 1 September 2021 tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Keduanya juga meminta hakim menyatakan tidak sah surat perintah penangkapan Nomor Sprin.Kap/18/DIK.01.02/01/09/2021 (Nurul Huda) dan Sprin.Kap/19/DIK.01.02/01/09/2021 (Hasan) pada tanggal 3 September 2021.

“Memerintahkan kepada KPK untuk menghentikan penyidikan terhadap para pemohon serta mengeluarkan pemohon seketika sebagai tahanan KPK di Polres Metro Jakarta Timur sejak putusan dibacakan,” demikian dikutip dari laman resmi PN Jaksel, Jumat (1/10/2021).

Hasan dan Nurul Huda adalah dua dari 17 tersangka yang diduga terlibat dalam perkara suap jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo. Kasus ini diduga melibatkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminudin,

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK pada awal bulan lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK praperadilan probolinggo
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top