Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disebut Tidak Akan Lolos Ambang Batas Parlemen, Kubu NasDem Malah Tersenyum

Survei yang menyebutkan partai NasDem tidak akan lolos parlemen sempat muncul di tahun 2019rnNamun, hasilnya ternyata jauh melampaui perkiraan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Juni 2021  |  15:15 WIB
Arsip - Presiden Joko Widodo (kiri) saat bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan). - Antara/Yudhi Mahatma
Arsip - Presiden Joko Widodo (kiri) saat bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan). - Antara/Yudhi Mahatma

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting, SMRC, menyebutkan Partai Nasional Demokrat termasuk yang elektabilitasnya kurang stabil untuk lolos ambang batas parlemen.

Menanggapi hal itu, pihak NasDem meresponsnya dengan santai. 

Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad M Ali mengaku menanggapi hasil survei itu dengan senyuman.

"Kami diinternal NasDem senyum-senyum saja menanggapi survei yang beredar ini karena bukan hal yang baru buat kami," kata Ahmad M Ali kepada Antara di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Dia mengatakan survei yang menyebutkan bahwa partainya tidak akan lolos parlemen sempat muncul di tahun 2019 sebelum pelaksanaan Pemilu 2019.

Namun menurut dia, hasilnya jauh dari perkiraan. Saat itu Partai NasDem justru memperoleh suara nomor empat secara nasional dan itu merupakan capaian.

"Survei yang kemarin katakan kami tidak lolos Pemilu 2019 namun ternyata kami masuk 4 besar, bagaimana pertanggungjawaban survei tersebut. Apakah tidak membuat publik bertanya-tanya, jangan-jangan ini diorder, ini pertanyaan nakal masyarakat," ujarnya.

Ketua Fraksi Partai NasDem itu mengatakan meskipun masih suasana pandemi Covid-19 partainya tetap bisa melaksanakan rapat koordinasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Menurut dia hal itu berarti bahwa semangat kader untuk memperkuat partai, menyolidkan partai karena cita-cita dan amanah Kongres Partai NasDem 2019 sangat besar, yaitu memenangkan Pemilu 2024.

"Kami tidak mungkin bisa lolos (ambang batas parlemen) atau jadi pemenang pemilu kalau menggantungkan pada orang lain. Jadi kalau mau jadi pemenang harus gantungkan harapan pada diri kami sendiri," katanya.

Sebelumnya, survei SMRC menyebutkan, pada survei akhir Mei 2021, ada lima klaster parpol dilihat dari tingkat dukungan pemilih nasional. Klaster 1, dilihat dari tren survei sebelum pemilu sejak 2014, PDIP selalu di atas perolehan hasil pemilu.

Klaster 2, Gerindra dan Golkar bersaing ketat pada Pemilu 2019, di survei terakhir Mei 2021 juga demikian, di angka 10,9 persen.

Klaster 3, partai yang stabil antara 4-9 persen yaitu PKB, Demokrat, dan PKS. Klaster 4, partai yang kurang stabil untuk lolos ambang batas parlemen yaitu NasDem, PAN, dan PPP.

Klaster 5, partai nonparlemen yang masih belum terlihat mengalami kemajuan.

Survei SMRC tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden.

Sementara responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.072 orang dengan margin of error sekitar 3,05 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan pada periode 21-28 Mei 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem parliamentary threshold Pemilu 2024

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top