Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dituding Provokasi Soal Menag Gus Yaqut, Said Didu Minta Maaf

Melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu, Said Didu meminta maaf dan memberikan klarifikasi guna meluruskan apa yang terjadi sebenarnya terkait Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 24 Desember 2020  |  10:35 WIB
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam
Said Didu. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Nama Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet atau netizen menuding Said Didu telah membuat cuitan bermuatan provokasi dan SARA mengenai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Melalui akun Twitter miliknya @msaid_didu, Said Didu meminta maaf dan memberikan klarifikasi guna meluruskan apa yang terjadi sebenarnya terkait Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

"Sehubungan dengan adanya penafsiran terhadap mention saya yang mengomentari pernyataan Pak Qodari di yang saya baca di Media bahwa "Presiden butuh Menag yang keras kepada kelompok Islam tertentu" yang saya komentari bahwa terima kasih infonya bahwa Bapak Presiden membutuhkan Menag seperti itu," cuit Said Didu, seperti dikutip Bisnis.com, Kamis (24/12/2020).

Said mengatakan bahwa cuitannya tersebut telah salah ditafsirkan banyak pihak yang justru mengarah pada ujaran kebencian dan mengandung SARA.

"Karena mention saya tersebut ditafsirkan seakan menuduh seseorang dan bermuatan SARA maka dalam waktu tidak terlalu lama mention saya tersebut saya hapus demi kebaikan bersama. Saya sama sekali tidak menuduh siapapun dalam mention saya tersebut, apalagi Bapak Menag Yaqut Choli Quomas,"

Sementara itu, cuitan yang ditulis Said terkait ujaran kebencian telah ia hapus. Said juga meminta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung dengan cuitannya tersebut.

"Atas kesalahan tersebut, jika ada pihak merasa tersinggung dengan mention saya tersebut (yang saya sudah hapus beberapa waktu setelah saya tulis), saya mohon maaf. Terima kasih," tulisnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Reshuffle Kabinet menag Said Didu
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top