Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jusuf Kalla Sebut Jokowi & Anies Sepakat, PSBB di Jakarta Berakhir Hari Ini?

Anies Baswedan, Jokowi, dan Jusuf Kalla melakukan pertemuan dengan agenda pelonggaran tempat ibadah dalam melakukan kegiatan keagamaan.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 04 Juni 2020  |  05:33 WIB
Karyawan beraktivitas di sebuah gedung perkantoran di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta hingga Rabu (18/3), sebanyak 21.589 orang dari 220 perusahaan telah melaksanakan bekerja di rumah atau Work from Home (WFH). - ANTARA FOTO - Wahyu Putro A
Karyawan beraktivitas di sebuah gedung perkantoran di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta hingga Rabu (18/3), sebanyak 21.589 orang dari 220 perusahaan telah melaksanakan bekerja di rumah atau Work from Home (WFH). - ANTARA FOTO - Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla memberikan sinyal bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) III di DKI Jakarta bakal diakhiri. Hal itu mengacu pada kesepakatan bersama Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Anies Baswedan, Rabu (3/6/2020).

Pada pertemuan ketiga pihak tersebut disepakati bahwa ibadah salat Jumat secara berjamaah di masjid di Jakarta bisa mulai kembali digelar pada pekan ini, Jumat (5/6/2020). Kegiatan ibadah itu bisa dilakukan dengan catatan kebijakan PSBB di DKI Jakarta berakhir 4 Juni 2020.

Akan tetapi, kegiatan salat Jumat berjamaah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. "Itu kenapa Bapak Presiden dan Gubernur [DKI] dengan DMI sepakat untuk mulai Jumat ini masjid buka," kata Jusuf Kalla (JK) dalam video yang diterima Bisnis usai meninjau penyemprotan disinfektan di Masjid Al Azhar, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Sinyal dari JK ini cukup beralasan bahwa Anies Baswedan sedianya melakukan konferensi pers pada Rabu sore, pukul 17.00 WIB. Humas Pemprov DKI Jakarta sempat mengumumkan konferensi pers penentuan nasib PSBB Jilid III, tetapi 15 menit kemudian diralat dan ditunda Kamis (4/6/2020) dengan waktu yang belum ditentukan.

Padahal sempat beredar surat 'bodong' Keputusan Gubernur (Kepgub) terkait perpanjangan PSBB Jilid III ke Jilid IV yang akan berlaku selama 14 hari lagi hingga 18 Juni 2020. Namun, alam keterangan resminya Anies mengingatkan bahwa pemberitaan yang menyebut PSBB diperpanjang berdasarkan Kepgub itu, merupakan hoaks.

"Hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum menetapkan dan mengumumkan kebijakan terbaru terkait Perpanjangan PSBB di Provinsi DKI Jakarta," ujar Anies siaran pers, Rabu (3/6/2020).

Rupanya Anies Baswedan, Jokowi, dan JK melakukan pertemuan dengan agenda pelonggaran tempat ibadah dalam melakukan kegiatan keagamaan. Namun, tidak disebutkan dalam video tersebut di mana mereka melakukan pertemuan. 

JK menyampaikan bahwa rumah ibadah, masjid, gereja dan lainnya harus dibuka lebih dulu dibandingkan dengan tempat lain. Menurutnya, suatu bangsa harus mempunyai roh sebagaimana dalam sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.  Selain itu, bangsa Indonesia memperingati 1 Juni sebagai Hari Pancasila.

“Karena itu setelah PSBB di Jakarta dibuka, maka doa akan menjadi roh bagi kota tersebut untuk memulai hidup normal baru,” ujarnya.

Selain itu, dia melihat bahwa protokol kesehatan di rumah ibadah termasuk yang paling mudah dilakukan dibandingkan dengan tempat umum lain seperti pasar dan mal. Protokol kesehatan ini meliputi menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan mencuci tangan. Selain itu, jemaah juga wajib membawa sajadah sendiri.

JK menambahkan bahwa Jokowi sendiri akan mulai melaksanakan salat Jumat berjemaah di masjid Istana Negara pekan ini. "Besok [Jumat] presiden salat di istana," ujar JK.

JK sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pembukaan masjid dapat dilakukan usai pemberlakuan PSBB berakhir. Namun, dia meminta para pengurus masjid di seluruh wilayah yang dinyatakan aman dari Covid-19 mematuhi protokol kesehatan.

Seperti diketahui, pemerintah DKI Jakarta sekitar 2 bulan terakhir tidak mengizinkan salat Jumat berjamaah di masjid. Hal ini sejalan dengan upaya memutus rantai penyebaran virus Corona.

Pembukaan Mal

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia DKI Jakarta Ellen Hidayat memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung mal apabila dibuka kembali Jumat, 5 Juni 2020.

Menurutnya, skenario new normal dapat dilakukan dengan lancar, apabila mengikuti arahan dari pemerintah.

Ellen pun mengatakan pihak pengelola mal juga sudah siap menjalankan prosedur operasi standar dasar alias SOP yang harus dilakukan. Prosedur itu antara lain menyediakan pengukuran suhu tubuh di berbagai entrance masuknya karyawan dan pengunjung.

"Pengunjung atau karyawan ditolak masuk mal bila suhu tubuh cukup tinggi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Selain itu, pengunjung dan karyawan wajib memakai masker. Untuk memastikan kedisiplinan, tim sekuriti akan memantau penerapan masker tersebut. Petugas juga akan memastikan tidak adanya pengunjung yang berkumpul di satu tempat guna menjaga physical distancing.

Namun, kala itu Anies Baswedan menegur pihak pengelola mal yang berencana melakukan operasi perdana selepas PSBB  jilid III. Anies menyatakan PSBB jilid III belum tentu menjadi PSBB terakhir. Masih ada potensi perpanjangan, tergantung pada data epidemiologi dan tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap protokol pencegahan Covid-19.

"Jadi kalau saat ini ada yang mengatakan bahwa mal akan buka tanggal 5 Juni, mal buka tanggal 7, itu imajinasi, itu fiksi, karena belum ada aturan mana pun yang mengatakan PSBB diakhiri," ujarnya selepas memantau penegakan aturan PSBB terhadap mobilitas warga di check point KM 47, Selasa (26/5/2020) malam.

APPBI DKI Jakarta mencatat sekitar 67 mal siap beroperasi perdana pada 5 Juni 2020, sedangkan enam lainnya berencana buka pada 8 Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi jusuf kalla anies baswedan Virus Corona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top