Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Demo Berkepanjangan, Jusuf Kalla Minta Pejabat dan DPR Jangan Asal Bicara ke Rakyat

Jusuf Kalla imbau pejabat dan DPR jaga ucapan agar tak lukai rakyat, usut tuntas kematian Affan Kurniawan, dan cegah demo picu gejolak ekonomi.
Jusuf Kalla meminta kepada pejabat dan DPR tidak asal bicara dan jangan menghina rakyat. Dia juga meminta agar pihak dan anggota yang terlibat dalam peristiwa tragis yang menyebabkan meninggalnya Affan Kurniawan saat demo, harus ditindak tegas/istimewa
Jusuf Kalla meminta kepada pejabat dan DPR tidak asal bicara dan jangan menghina rakyat. Dia juga meminta agar pihak dan anggota yang terlibat dalam peristiwa tragis yang menyebabkan meninggalnya Affan Kurniawan saat demo, harus ditindak tegas/istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla berpesan kepada pemerintah, pejabat, dan DPR, untuk belajar menahan diri dalam berbicara, agar tidak membuat hati rakyat terluka.

Pria yang akrab disapa JK menyampaikan dukacita yang mendalam atas tewasnya Affan Kurniawan dan meminta tegas pemerintah mengusut tuntas. Dia juga mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran yang besar bagi para pejabat dan pemerintah untuk menahan ini.

"Ini jadi pelajaran yang besar bagi para pejabat, anggota DPR, untuk menahan diri. Jangan bisa asal-asal dan jangan menghina masyarakat. Pemerintah juga harus bersama-sama menjaga kondisi yang ada. Harus mendengarkan semua aspirasi rakyat," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/8/2025).

Jusuf Kalla juga sangat sedih dengan peristiwa yang terjadi dalam kurun Waktu 24 jam terakhir. Dia mengatakan bahwa demo ini bisa menimbulkan gejolak ekonomi. 

JK juga memahami dan turut menyampaikan duka cita atas apa yang dirasakan oleh kelompok Ojol yang kehilangan rekan kerjanya Affan Kurniawan. Dia juga meminta polisi untuk mengadili seadil-adilnya dan menindak tegas orang-orang yang terlibat dalam meninggalnya Ojol saat demo.

"Mudah-mudahan ini bisa disampaikan dengan baik bahwa semua yang bersalah harus diberi tindakan yang sepadan, yang keras," tegas JK.

Selanjutnya, tokoh perdamaian ini mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dalam menghadapi situasi saat ini. Pasalnya, apabila ini meluas, akan berakibat langsung kepada kehidupan masyarakat Indonesia.

"Jika kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi akan berhenti. Ini bisa berakibat panjang," ujar Jusuf Kalla.

Dia juga memahami perasaan para pengemudi ojol yang temannya meninggal. Namun, apabila kota begini terus, maka pekerjaannya akan masalah, bisa menimbulkan pada pendapatannya akan berkurang dan tentu akan berakibat pada kehidupannya.

Dia juga menyampaikan pesan khusus kepada pejabat serta wakil rakyat untuk menahan diri dan menyaring betul-betul setiap ucapan dan tindakan. "Ini menjadi pelajaran yang besar. Para pejabat, anggota DPR untuk menahan diri. Jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat," imbau JK

Selebihnya, dia mengingatkan pemerintah untuk secara bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif. JK khawatir, apabila terjadi terus menerus akan berpengaruh pada kehidupan semua pihak dan jangan melukai hati rakyat.

"Kita harapkan pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik bagi masyarakat. Harus mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat serta menjaga masyarakat," pungkas JK.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro