Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ganjar Tegaskan Tidak Ada Pesta Kembang Api di Tegal Malam Ini!

Ganjar mengatakan selama ini walikota Tegal bekerja dengan baik dalam menangani Covid-19. Meski sempat viral ketika menetapkan lockdown, akhirnya walikota mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat dengan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Alif Nazalla Rizki
Alif Nazalla Rizki - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  16:18 WIB
Suasana jalan yang gelap dan sepi di Jalan Diponegoro, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020) malam. Pemadaman seluruh lampu jalan kota dan Alun-alun Kota Tegal oleh Pemerintah Kota Tegal sejak lima hari lalu hingga waktu yang belum ditentukan tersebut untuk mencegah adanya kerumunan massa di jalan antisipasi penyebaran COVID-19. - ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Suasana jalan yang gelap dan sepi di Jalan Diponegoro, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020) malam. Pemadaman seluruh lampu jalan kota dan Alun-alun Kota Tegal oleh Pemerintah Kota Tegal sejak lima hari lalu hingga waktu yang belum ditentukan tersebut untuk mencegah adanya kerumunan massa di jalan antisipasi penyebaran COVID-19. - ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan tidak akan ada pesta kembang api maupun penyemprotan disinfektan menggunakan helikopter di Kota Tegal, Jumat (22/5/2020) malam.

"Sudah saya klarifikasi tidak ada, sejak kemarin saya telepon pak Walikota," kata Ganjar, Jumat (22/5/2020).

Ganjar mengatakan selama ini walikota Tegal bekerja dengan baik dalam menangani Covid-19. Meski sempat viral ketika menetapkan lockdown, akhirnya walikota mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat dengan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Tidak, pak walikota bekerjasama dengan bagus. Jadi, tidak ada kembang api, apelnya dibatasi orangnya, yang kemarin diumumkan akan ada penyemprotan disinfektan dengan helikopter juga tidak jadi," ujarnya.

Untuk helikopter, nantinya hanya akan keliling di langit Kota Tegal sebagai ungkapan kegembiraan pencabutan PSBB dan tidak adanya perkembangan kasus Covid-19.

Namun demikian, Ganjar mewanti-wanti agar Walikota beserta seluruh masyarakat Kota Tegal berhati-hati, agar ketika terjadi peningkatan kasus lagi semua siap menghadapi.

"Meskipun saya sampaikan, Pak walikota agar berhati-hati karena kurva kedua bisa muncul maka kita hati-hati. Insyaallah tidak akan ada lagi," tambahnya.

Selain peniadaan pesta kembang api dan penyemprotan disinfektan menggunakan helikopter, salat IdulFitri yang direncanakan diselenggarakan di masjid agung Kota Tegal juga akan dibatalkan.

Ganjar mengatakan telah berkomunikasi dengan pejabat daerah setempat. Namun, yang menjadi catatannya sekarang adalah rencana pelaksanaan salat IdulFitri di kabupaten Karanganyar.

"Hanya Karanganyar yang masih berencana menyelenggarakan. Maka masih ada waktu, saya berharap Bupati Karanganyar mengajak yuk salat id di rumah. Lagipula Majelis Ulama Indonesia sudah memberikan guidennya. Sehingga kita akan lebih tenang," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjar pranowo tegal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top