Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pesawat Ukraina Ditembak, Pengunggah Rekaman Video Dipenjara

Seseorang yang mengunggah secara daring video yang memperlihatkan sebuah roket menghantam pesawat penumpang Ukraina di Iran pekan lalu dijebloskan ke penjara oleh Pengawal Revolusi Iran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  11:55 WIB
Ukraine International Airlines - Wikipredia
Ukraine International Airlines - Wikipredia

Bisnis.com, JAKARTA - Seseorang yang mengunggah secara daring video yang memperlihatkan sebuah roket menghantam pesawat penumpang Ukraina di Iran pekan lalu dijebloskan ke penjara oleh Pengawal Revolusi Iran.

Hal itu dilaporkan Kantor Berita Fars pada Selasa (14/1/2020).

Hasil penyelidikan kecelakaan nahas itu nantinya akan diumumkan kepada masyarakat, demikian Fars, tanpa memberikan informasi lainnya.

Pengawal Revolusi Iran bertanggung jawab atas serangan roket yang menyebabkan jatuhnya pesawat penumpang Ukraina, yang menewaskan seluruh 176 orang di dalamnya.

Pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh tak lama setelah lepas landas pada hari Rabu pekan lalu beberapa saat setelah Iran menembakkan lusinan rudal ke dua pangkalan pasukan AS di Irak.

Teheran selama berhari-hari membantah klaim Barat berdasarkan intelijen AS bahwa Boeing 737 telah ditembak jatuh oleh rudal.

Pada Sabtu lalu Komandan Dirgantara Pengawal Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh mengakui seorang operator rudal telah salah mengira pesawat itu memiliki rudal jelajah dan melepaskan tembakan secara mandiri.

Rekaman yang buram menunjukkan pesawat terbakar dan berputar kembali ke bandara Teheran, menurut New York Times. Beberapa menit kemudian pesawat itu meledak dan jatuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukraina iran

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top