Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kena OTT, Bupati Pakpak Bharat Tiba di KPK

Bupati Kabupaten Pakpak Bharat yang tertangkap tangan pada Sabtu (17/11/2018) kemarin Remigo Yolando Berutu, tiba di gedung KPK
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (Kiri) saat tiba di KPK, Minggu (18/11).JIBI/BISNIS-Rahmad Fauzan
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (Kiri) saat tiba di KPK, Minggu (18/11).JIBI/BISNIS-Rahmad Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Kabupaten Pakpak Bharat yang tertangkap tangan pada Sabtu (17/11/2018), Remigo Yolando Berutu, tiba di gedung KPK, Minggu (18/11/2018).

Remigo yang mengenakan jaket Under Armour biru tampak turun dari mobil sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung menuju ke dalam gedung bersama dengan petugas KPK. Di depan pintu masuk, tidak ada komentar yang disampaikan oleh politisi Partai Demokrat tersebut kepada media.

Remigo merupakan Kepala Daerah ke-101 yang ditangkap KPK sejak 2004 hingga sekarang. Sebelumnya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra menjadi yang ke-100.

Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengaku prihatin dengan tertangkap tangannya Remigo Yolando Berutu.

"Karena yang bersangkutan tercatat sebagai kader kami dan Ketua DPC Pakpak Barat," ujarnya Minggu (18/11/2018).

Partai Demokrat mengatakan akan menghormati proses hukum dan menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK. Secara internal, lanjut Imelda, terdapat mekanisme partai yang ditandatangani oleh setiap kader yang maju pencalegan atau Pilkada terkait dengan pakta integritas.

Konsekuensi logisnya, sanksi pemberhentian bisa menjadi langkah yang diambil terhadap kader koruptor. Langkah tersebut, kata Imelda, bisa dilakukan oleh Dewan Kehormatan Partai.

"Sanksi pemberhentian bisa dilakukan Dewan Kehormatan Partai jika seorang kader melakukan tindakan korupsi karena melanggar pakta integritas," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Nancy Junita

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper