Kasus Pembunuhan Khashoggi, RI Minta Investigasi yang Transparan

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meminta pemerintah Arab Saudi melakukan investigasi kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi secara transparan.
Iim Fathimah Timorria | 23 Oktober 2018 13:53 WIB
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, saat menjadi pembicara dalam sebuah acara yang digelar Middle East Monitor di London, Inggris 29 September 2018. Foto: Reuters - Middle East Monitor

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meminta pemerintah Arab Saudi melakukan investigasi kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi secara transparan.

Hal tersebut ditegaskan Retno usai melalukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir dalam sidang komisi bersama kedua kementerian pada Selasa (23/10/2018) di Gedung Pancasila.

"Indonesia sangat mengharapkan proses investigasi transparan dan seksama," kata Retno di hadapan awak media hari ini, Selasa (23/10/2018).

Retno juga menyampaikan bahwa ia mengikuti perkembangan kasus ini. Termasuk pernyataan terbaru al-Jubeir yang menegaskan tekad pemerintah Saudi dalam mencari semua fakta.

Dalam kesempatan tersebut, Menlu juga mengucapkan keprihatinan dan perasaan duka untuk keluarga Khashoggi.

Ini bukan pernyataan sikap pertama yang disampaikan pemerintah Indonesia. Senin kemarin (22/10/2018) saat bertemu dengan Menlu Arab Saudi, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan permintaan transparansi dalam investigasi kasus pembunuhan Khashoggi.

Sejumlah negara dunia juga memberikan pernyataan resmi mereka terkait Khashoggi. Di antaranya adalah Perancis yang menuntut keterbukaan informasi dan Jerman yang memutuskan untuk memberhentikan penjualan senjata ke Saudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wartawan dibunuh, Jamal Khashoggi

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top