Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menko PMK Klarifikasi Perbedaan Anggaran Perlinsos Rp496 Triliun Dengan Bansos

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp496 triliun bukan ditujukan untuk kebutuhan bantuan sosial (bansos).
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan pangan atau bansos cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat penerima manfaat di Gudang Bulog Meger, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (31/1/2024).
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan pangan atau bansos cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat penerima manfaat di Gudang Bulog Meger, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (31/1/2024).

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp496 triliun bukan ditujukan untuk kebutuhan bantuan sosial (bansos).

Muhadjir menyebut bahwa anggaran yang dikabarkan naik dari Rp20 triliun menjadi Rp496 triliun melalui penganggaran pada APBN 2024 itu merupakan perlindungan sosial (perlinsos). 

Menurutnya, perlinsos terdiri dari bansos serta beragam subsidi seperti subsidi bahan bakar minyak dan listrik yang sasarannya tak terbatas hanya untuk orang miskin.

"Perlinsos itu termasuk di dalamnya subsidi-subsidi, termasuk subsidi BBM, Subsidi LPG, susbsidi listrik, kemudian subsisi pupuk, termasuk juga subsidi untuk bunga KUR, itu semua berada di dalam skema Rp490 triliun itu," katanya di kompleks Istana Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Kamis (22/2/2024).

Muhadjir menjelaskan, dari Rp496 triliun anggaran perlinsos, nantinya anggaran yang ditujukan untuk bansos adalah Rp97 triliun. Meski begitu, dia mengamini bahwa anggaran bansos pun dapat bertambah dari anggaran-anggaran lembaga dan kementerian lain, misalnya anggaran di sektor ketahanaan pangan.

Namun, Muhadjir menyebutkan jumlah anggaran bansos paling banyak hanya akan mencapai Rp190 triliun dengan penambahan tersebut.

"Oleh sebab itu sampai ada rekan-rekan wartawan menyampaikan 'anggaran' Rp490 triliun untuk menangani orang miskin kok kemiskinannya enggak turun-turun, bukan itu," ujar Muhadjir.

Sekadar informasi, belum lama ini pemerintah menggelontorkan bansos dengan anggaran sebesar Rp 496 triliun pada 2024. Besaran anggaran bansos turut menjadi perhatian mengingat jumlahnya lebih besar 12,41 persen dibandingkan anggaran pada 2023 yang sebesar Rp439,1 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper