Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PKS Belum Mau Tentukan Sikap Politik, Masih Fokus Hitung Suara

Berdasarkan data real count yang ditampilkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sampai pukul 13.00 WIB Pasangan Prabowo-Gibran masih memimpin.
Pemilih memasukkan surat suara ke kotak suara di Tanah Abang, Jakarta saat pelaksanaan pemilu serentak 2019. - Bloomberg/Dimas Ardian
Pemilih memasukkan surat suara ke kotak suara di Tanah Abang, Jakarta saat pelaksanaan pemilu serentak 2019. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum mau berandai-andai bahwa pihaknya kalah dalam Pilpres 2024 kendati hasil penghitungan sementara menunjukkan kondisi tersebut.

Berdasarkan data real count yang ditampilkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sampai pukul 13.00 WIB Pasangan Prabowo-Gibran masih memimpin di real count Pilpres 2024 dengan 55.316.703 suara atau 58,39%. 

Paslon nomor 02 itu disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada posisi kedua dengan penghitungan real count Pilpres 2024 sementara mencapai 23.046.928 suara atau 24,33%.

Sementara itu, paslon capres-cawapres 03, Ganjar Pranowo-Mahfud Md berada di posisi terakhir dengan perolehan suara 16.373.126 dengan persentase 17,28%.

Juru bicara (Jubir) PKS, Muhammad Kholid mengatakan bahwa pihaknya belum mau memikirkan oposisi atau bergabung dalam koalisi saat ini.

Pihaknya hanya berfokus untuk terus mengawal perolehan suara rakyat dalam Pilpres dan Pemilu 2024 yang saat ini masih berlangsung.

“Kamu tidak mau lompat ke pembicaraan koalisi atau oposisi, karena perhitungan belum selesai,“ kata Kholid saat dihubungi, Senin (19/2/2024).

Kholid menjelaskan bahwa untuk menentukan sikap politik bakal ditentukan oleh Musyawarah Majelis Syuro. Proses musyawarah tersebut bakal dilakukan dan diputuskan setelah proses perhitungan suara Pilpres dan Pileg selesai dilaksanakan.

“Semua akan diputuskan ketika semua proses perhitungan resmi sudah tuntas dijalankan secara resmi oleh KPU. Dan proses koreksi secara konstitusional sudah dijalankan dengan tuntas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kholid menegaskan bahwa pihaknya saat ini hanya berfokus dan memprioritaskan pengawalan suara rakyat dalam Pemilu 2024.

“Jadi sekali lagi, jangan buru-buru, ojo kesusu. Perjuangan kami mengawal suara rakyat belum tuntas. Izinkan kami tuntaskan perjuangan kawal suara ini dengan sebaik baiknya,” ujar Kholid.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper