Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mahfud MD Soal Surat Suara Dicoblos di Malaysia: Kami Dikorbankan

Mahfud MD merasa dikorbankan dalam kasus syarat suara dicoblos di Malaysia.
Pasangan calon presiden Ganjar Pranowo (kiri) dan wakil presiden Mahfud Md memberikan paparan usai penetapan nomor urut capres dan cawapres di Jakarta, Selasa (14/11/2023). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pasangan calon presiden Ganjar Pranowo (kiri) dan wakil presiden Mahfud Md memberikan paparan usai penetapan nomor urut capres dan cawapres di Jakarta, Selasa (14/11/2023). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), segera mengungkap kasus suara yang dicoblos sepihak di Lumpur, Malaysia. 

Mahfud bahkan meminta KPU dan Bawaslu mengirim tim ke Malaysia untuk menyelidiki kasus tersebut.

Mahfud menyatakan,  kertas suara yang sudah dicoblos sebelum pemungutan suara pada 14 Februari 2024,  seakan-akan mengorbankan pasangan Capres Ganjar Pranowo dan  Cawapres Mahfud MD.

Ia  juga menyinggung peran dan fungsi  Bawaslu dalam proses Pemilu 2024, yang akan berlangsung, pada pekan depan, supaya Bawaslu mengawasi betul dan mengungkap pelanggaran-pelanggaran yang selama ini terjadi.

“Seperti kasus di Malaysia seakan-akan kami dikorbankan. Padahal boleh saja itu operasi dari pihak lain, yang menyuruh orang mencoblos, lalu diumumkan ini pencoblosan yang melanggar aturan,” tegas Mahfud  dikutip, Jumat (9/2/2024).

Selain  kasus pencoblosan kertas suara di Malaysia, Mahfud juga mendesak  Bawaslu  mengawasi betul dan mengungkap pelanggaran yang selama ini terjadi, termasuk hitung cepat (quick count), pada pemungutan suara. 

Sebelumnya beredar video sejumlah surat suara untuk pemilih di Kuala Lumpur yang menggunakan metode pos, diduga telah dicoblos oleh orang tidak dikenal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Edi Suwiknyo
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper