Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Siapa Calon Pemenang Pemilu di Ibu Kota Jakarta?

Gerindra dan PKS mulai merangsek menyerang hegemoni PDIP di Jakarta. Prabowo-Gibran di atas angin.
POLUSI JAKARTA HARI INI. Suasana Monumen Nasional (Monas) dan gedung bertingkat dengan diselimuti polusi udara di Jakarta, Minggu (27/8/2023). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha
POLUSI JAKARTA HARI INI. Suasana Monumen Nasional (Monas) dan gedung bertingkat dengan diselimuti polusi udara di Jakarta, Minggu (27/8/2023). JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA -- DKI Jakarta menjadi salah satu medan pertempuran yang cukup sengit setiap pemilu tiba. Semua elite politik berusaha mati-matian untuk menguasai pusat politik dan ekonomi ini.

Pada pemilu 2019 lalu, pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin serta PDIP tampil sebagai pemenang di Jakarta. Jokowi-Ma'ruf mampu memperoleh suara sebanyak 51,68 persen atau unggul dibandingkan dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya di angka 48,32 persen suara.

Sementara itu, untuk partai, PDIP menjadi partai pemenang. Perolehan suara PDIP mencapai 22,9 persen. Peringkat kedua Gerindra dengan angka 15,81 persen dan PKS 15,55 persen.

Namun demikian, pada Pemilu 2024, kemungkinan komposisi politik di Jakarta berubah masih terbuka lebar. Data-data lembaga survei menunjukkan bahwa ada pergeseran dukungan yang cukup signifikan di DKI Jakarta.

Khusus soal Pilpres, pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, bersaing cukup ketat.

Centre for Strategic and International Studies (CSIS), elektabilitas Anies-Muhaimin tercatat sebanyak 35,2 persen di Jakarta-Banten. Prabowo-Gibran juga memperoleh angka yang sama.

Sementara itu, paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di peringkat buncit. Elektabilitas Ganjar-Mahfud hanya sebanyak 10,5 persen versi CSIS.

Kalau memakai versi Indikator Politik, Prabowo Gibran dominan di DKI Jakarta dengan tingkat keterpilihan sebanyak 45,1 persen. Sedangkan Anies-Muhaimin 33,3 persen dan Ganjar-Mahfud 17,3 persen.

Adapun terkait partai politik, versi Indikator Politik mengungkapkan bahwa suara PDIP berpotensi terjun bebas di DKI Jakarta. Elektabilitas PDIP pada survei yang dirilis 26 Desember 2023 lalu, hanya 15,1 persen. Sedangkan Gerinda 21,7 persen dan PKS di angka 15,9 persen.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Edi Suwiknyo
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper