Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ukraina Bangun Beberapa Jembatan di Tepi Timur Sungai Dnipro

Ukraina mengatakan melakukan serangkaian operasi yang sukses di tepi Timur Sungai Dnipro di bagian wilayah Kherson yang diduduki Rusia.
Prajurit Ukraina dari Brigade Infanteri Bermotor Terpisah Kost Hordiienko ke-57 menembakkan howitzer self-propelled 2S1 Gvozdika ke arah pasukan Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di posisi dekat kota Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina 25 Juni 2023. REUTERS/Oleksandr Ratushniak/Foto File
Prajurit Ukraina dari Brigade Infanteri Bermotor Terpisah Kost Hordiienko ke-57 menembakkan howitzer self-propelled 2S1 Gvozdika ke arah pasukan Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di posisi dekat kota Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina 25 Juni 2023. REUTERS/Oleksandr Ratushniak/Foto File

Bisnis.com, JAKARTA - Militer Ukraina mengatakan telah melakukan serangkaian operasi yang sukses di tepi Timur Sungai Dnipro di bagian wilayah Kherson yang diduduki Rusia dan membangun beberapa jembatan pada Jumat (17/11/2023).

Marinir Ukraina mengatakan di halaman Facebook bahwa pihaknya terus berupaya melakukan operasi di sisi Timur Sungai Dnipro. Rusia untuk pertama kalinya mengakui bahwa pasukan Ukraina telah menyeberangi sungai tersebut, pada pekan ini.

Adapun militer Ukraina berhasil membebaskan Kota Kherson, pusat regional, dan daerah sekitarnya di tepi Barat Sungai Dnipro pada November 2022.

Melansir CNA, sungai tersebut merupakan penghalang alami yang tangguh, menjadi garis pemisah di sebagian besar front selatan.

Menyeberangi Dnipro dan mengangkut peralatan dan perbekalan militer yang berat dapat memungkinkan pasukan Ukraina membuka jalur serangan baru di selatan pada jalur darat paling langsung ke Krimea, yang direbut dan dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Rusia dan Ukraina mengatakan telah menimbulkan kerugian besar di pihak lain selama operasi di wilayah tersebut.

Kepala kantor kepresidenan Ukraina Andriy Yermak mengatakan bahwa pasukan Ukraina berupaya melakukan “demiliterisasi” Krimea dan telah menempuh jarak 70 persen, pada pekan ini.

Menurut blogger militer Ukraina, pasukan Ukraina melintasi Dnipro dalam kelompok-kelompok kecil di musim panas untuk membuat pijakan awal di sekitar jembatan kereta api dekat Kherson dan kemudian berusaha memperluas kehadiran mereka di desa-desa terdekat di tepi Timur, termasuk Krynky.

Kemajuan di wilayah Kherson terjadi setelah berbulan-bulan operasi serangan balik Ukraina di Tenggara dan Timur yang belum menghasilkan terobosan yang diinginkan banyak warga Ukraina.

Pasukan Rusia yang menguasai sekitar 17 persen wilayah Ukraina, kini kembali melancarkan serangan di wilayah timur, termasuk Kota Avdiivka yang dikuasai Kyiv dan daerah dekat Kota Bakhmut yang dikuasai Moskow.

Militer Ukraina mengatakan dalam laporan hariannya bahwa pertempuran berkecamuk di sepanjang garis depan dari selatan hingga timur, melaporkan 72 bentrokan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan laporan tersebut, pertempuran paling sengit terjadi di sekitar Avdiivka, Mariinka dan Bakhmut di wilayah Timur Donetsk.

Kepala pemerintahan militer Rusia Avdiivka Vitalyi Barabash mengatakan di televisi bahwa pasukannya melakukan serangan besar-besaran menuju zona industri kota dekat pabrik kokas yang luas, dengan mendatangkan bala bantuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper