Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sekutu Mengutuk Serangan Mematikan Rusia di Oblast Kharviv Ukraina

Sekutu mengutuk serangan mematikan Rusia di Oblast Kharviv Ukraina.
Sebuah ledakan terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 30 Agustus 2023. REUTERS/Vladyslav Sodel TPX IMAGES OF THE DA
Sebuah ledakan terlihat di langit di atas kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina 30 Agustus 2023. REUTERS/Vladyslav Sodel TPX IMAGES OF THE DA

Sekutu Kutuk Serangan Rusia yang Mematikan di Wilayah Ukraina

Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau mengatakan Rusia harus dihentikan sesegera mungkin dan “tetap bertanggung jawab atas semua barbarismenya.” “Saya memberikan penghormatan kepada mereka yang kehilangan nyawa dan turut berduka cita kepada keluarga mereka,” katanya di X (sebelumnya Twitter).

Sekretaris Jenderal Dewan Eropa Marija Pejčinović Burić mengatakan melalui X: "Saya mengutuk keras serangan Rusia terhadap sebuah toko kelontong di Kupiansk yang menewaskan beberapa warga sipil tak berdosa. Pikiran saya tertuju pada para korban, keluarga mereka, dan pihak berwenang serta mereka menghadapi tragedi lain yang tak terkatakan."

Serangan tersebut memusnahkan lebih dari separuh populasi desa tersebut, yang menjadi serangan Rusia paling mematikan terhadap warga sipil pada tahun 2023.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rendi Mahendra
Editor : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper