Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AS Kutuk Penahanan Wartawan The Wall Street Journal oleh Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengutuk Rusia karena menahan reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken berbicara dalam konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, DC, AS, pada Rabu, 11 Januari 2023. AS dan Jepang mengumumkan rencana untuk memperkuat kerja sama pertahanan di darat, di laut, dan di ruang angkasa saat mereka mengungkapkan keprihatinan yang berkembang tentang tantangan yang berkembang yang ditimbulkan oleh China dan oleh hubungannya dengan Rusia./Bloomberg
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken berbicara dalam konferensi pers di Departemen Luar Negeri di Washington, DC, AS, pada Rabu, 11 Januari 2023. AS dan Jepang mengumumkan rencana untuk memperkuat kerja sama pertahanan di darat, di laut, dan di ruang angkasa saat mereka mengungkapkan keprihatinan yang berkembang tentang tantangan yang berkembang yang ditimbulkan oleh China dan oleh hubungannya dengan Rusia./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengutuk Rusia karena menahan reporter Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich di Kota Yekaterinburg Rusia karena dicurigai melakukan spionase.

“Kami sangat prihatin atas penahanan seorang jurnalis warga AS yang dilaporkan secara luas oleh Rusia,” kata Blinken dalam sebuah pernyataan melansir Bloomberg, Kamis (30/3/2023).

Gershkovich "dicurigai melakukan spionase untuk kepentingan pemerintah Amerika," kata FSB, Badan Keamanan Federal Rusia di Moskow.

Wartawan itu "mengumpulkan informasi yang merupakan rahasia negara tentang kegiatan salah satu perusahaan di kompleks industri militer Rusia," menurut pernyataan itu.

WSJ mengonfirmasi bahwa Gershkovich ditahan dan membantah tuduhan tersebut.

Tertangkap Basah

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia yakin Gershkovich telah "tertangkap basah".

Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan kemungkinan pertukaran tahanan dengan AS, dan mengatakan bahwa kesepakatan seperti itu biasanya diatur hanya setelah seorang tahanan dinyatakan bersalah.

Pedoman perjalanan Departemen Luar Negeri AS, terakhir diperbarui pada Februari tahun ini, menyarankan warga AS untuk tidak pergi ke Rusia karena bahaya penangkapan sewenang-wenang, dan mengatakan mereka yang tinggal atau bepergian ke sana harus segera berangkat.

Selain meningkatkan konflik diplomatik Moskow dengan Amerika Serikat, kasus tersebut dapat semakin mengisolasi Rusia dengan menakut-nakuti lebih banyak jurnalis asing yang masih bekerja di sana.

Penangkapan itu adalah "serangan frontal terhadap semua koresponden asing yang masih bekerja di Rusia.

Itu berarti FSB lepas kendali tulis Andrei Soldatov, seorang jurnalis Rusia di luar negeri yang memiliki spesialis dinas keamanan.

Moskow secara efektif melarang semua outlet berita independen Rusia sejak awal perang, tetapi mengakreditasi beberapa wartawan asing.

Jurnalisme menjadi sangat dibatasi oleh undang-undang yang memberlakukan hukuman panjang untuk setiap kritik publik terhadap perang yang disebut sebagai "operasi militer khusus".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper