Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

NATO Kerahkan Pesawat Intai, Rusia dan Belarusia Gelar Latihan Perang

Pasukan kedirgantaraan Rusia berdatangan ke Belarusia untuk latihan taktis bersama di tengah ketegangan dengan Barat.
Tentara Rusia dalam agresi militer di Ukraina./Istimewa
Tentara Rusia dalam agresi militer di Ukraina./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -Pasukan Rusia dan Belarusia menggelar latihan bersama di tengah menguatnya ketegangan dengan negara-negara NATO akibat konflik di Ukraina.

NATO seperti diketahui telah menerbangkan tiga pesawat intai untuk mengawasi gerak-gerik militer Rusia. Selain itu, pakta pertahanan Atlantik Utara itu merupakan salah satu pemasok senjata utama bagi Ukraina.

Kementerian Pertahanan Belarusia telah mengonfirmasi bahwa unit pasukan kedirgantaraan Rusia terus berdatangan ke Belarusia untuk latihan taktis bersama.

"Satuan pasukan kedirgantaraan Rusia tiba di lapangan terbang di Belarusia untuk ambil bagian dalam latihan taktis bersama angkatan bersenjata Belarusia dan Rusia," tulisnya di saluran Telegramnya.

Pihaknya mengatakan pada 8 Januari 2023 lalu, bahwa pesawat tempur pasukan kedirgantaraan Rusia akan tiba di Belarusia untuk latihan taktis bersama unit udara kelompok pasukan regional mulai hari ini, 16 Januari hingga 1 Februari 2023.

Selain itu, latihan tersebut juga direncanakan untuk menggunakan semua lapangan udara dan tempat pengujian angkatan udara dan pertahanan udara Belarusia.

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko mengumumkan pada 10 Oktober 2022 lalu, bahwa Belarusia dan Rusia telah mulai membentuk kelompok pasukan regional. 

Pada pertengahan Oktober lalu, para prajurit Rusia pertama tiba di Belarusia, untuk rencana latihan bersama.

Presiden Rusia, Vladimir Putin melakukan pembicaraan dengan Lukashenko di Minsk pada 19 Desember 2022, seperti dilansir dari TASS, Senin (16/1/2023).

Usai pembicaraan itu, Putin mengatakan bahwa Moskow dan Minsk akan melanjutkan latihan bersama, termasuk dalam kelompok pasukan regional.

Sebelumnya, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) prihatin dengan peran Belarusia dalam operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

"Kami telah lama prihatin dengan peran Belarusia dalam konflik Ukraina," katanya, pada Senin (19/12/2022).

Menurut Jean-Pierre, Belarusia telah memungkinkan terjadinya operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Erta Darwati
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper