Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dikritik Jadi Sarang Koruptor, Jubir MA Angkat Suara: Berlebihan!

Anggota DPR RI Desmond J. Mahesa menyebut Mahkamah Agung (MA) sebagai sarang koruptor. Kritik itu pun direspons oleh Jubir MA.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 15 November 2022  |  19:00 WIB
Dikritik Jadi Sarang Koruptor, Jubir MA Angkat Suara: Berlebihan!
Dikritik Jadi Sarang Koruptor, Jubir MA Angkat Suara: Berlebihan! - Dok. Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) buka suara ihwal kritik pedas Anggota DPR RI Desmond J. Mahesa, yang menyebut lembaga tersebut sebagai sarang koruptor. Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro menyebut kritik itu terlalu berlebihan dan tidak konstruktif.

"Melontarkan pernyataan seperti 'MA Sarang Kuruptor', jelas itu merupakan kritik yang berlebihan dan sudah melampaui batas kritikan yang konstruktif," kata Andi kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).

Menurutnya, pernyataan tersebut dapat membawa dampak yang merugikan karena tidak hanya mengurangi kepercayaan publik terhadap MA tetapi juga bagi investor luar negeri.                            

Di sisi lain, Andi balik mengkritik DPR dengan menyebut perbaikan sistem di MA juga menjadi tanggung jawab para wakil rakyat di Senayan, salah satunya berperan dalam memilih hakim agung.

"Sebagai lembaga publik, MA tentu tidak terlepas dari kritik tetapi tolong kritik yang bersifat membangun dan memperbaiki," katanya.

Lebih lanjut MA tak akan mengambil langkah hukum atas pernyataan yang dilontarkan oleh Desmond.

"Mahkamah Agung tidak akan mengambil tindakan hukum namun MA menyikapi dengan bijak kritikan itu," katanya.

Adapun, KPK baru-baru ini menetapkan dua orang hakim agung MA sebagai tersangka kasus suap penanagnan perkara. Mereka adalah Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahkamah agung hakim agung dpr
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top