Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Khawatir dengan China dan Rusia, Australia Bangun Komando Pertahanan Antariksa

Pemerintah Australia mengumumkan pembentukan Komando Pertahanan Antariksa untuk mengantisipasi ambisi luar angkasa Rusia dan China.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  15:15 WIB
Bendera Australia. - Istimewa
Bendera Australia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Australia mengumumkan pembentukan Komando Pertahanan Antariksa sebagai badan yang dirancang untuk mengantisipasi ambisi luar angkasa Rusia dan China.

Menteri Pertahanan Peter Dutton mengatakan Komando Pertahanan Antariksa akan mengamankan ruang angkasa Australia di kosmos.

Komando pertahanan dipimpin Marsekal Madya Cath Roberts, seorang perempuan petinggi militer di negara kangguru tersebut.

Roberts mengatakan khawatir melihat ketidakmampuan Australia menghadapi manuver Beijing dan Moskow.

Menurutnya, satelit China bisa dengan mudah melumpuhkan jaringan satelit Australia di luar Angkasa. Rusia dan China diketahui telah menguji senjata yang bisa menghancurkan satelit di luar angkasa.

Pada Januari lalu, misalnya, satelit SJ-21 China berhasil menarik satelit lain yang sudah tidak aktif ke orbit tempat sampah antariksa yang menunjukkan betapa perkasanya Beijing di luar angkasa.

Sementara itu, Rusia pada November 2021 lalu berhasil menghancurkan satelitnya sendiri, Cosmos 1408 dengan menggunakan sebuah rudal anti-satelit.

Uji coba Rusia di akhir tahun lalu mendapat kecaman dari negara-negara Barat karena dinilai berpotensi merusak satelit-satelit lain di orbit.

"Aktivitas China dan Rusia, yang terdokumentasi cukup baik di ruang publik, membuat saya takut. Menurut saya ketidakmampuan kita saat ini untuk menghadapi ancaman-ancaman itu sungguh mengkwatirkan," katanya.

Roberts juga mengakui bahwa Australia bekerja sama erat dengan Amerika Serikat, tetapi pada saat yang sama pihaknya tidak bisa bergantung terlalu besar terhadap sekutunya tersebut.

Dutton menambahkan, bahwa Komando Pertahanan Antariksa bukan organisasi besar. Tetapi dia tidak menutup kemungkinan Australia akan membangun Angkatan Luar Angkasa, seperti milik Amerika Serikat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Rusia australia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top