Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Sikat 110 Kasus Mafia Tanah

Kejagung telah menindaklanjuti 110 kasus mafia tanah dari total 394 laporan masyarakat per 19 Januari 2022.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  19:47 WIB
Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto - Antara
Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut bahwa pihaknya telah menindaklanjuti 110 kasus mafia tanah dari total 394 laporan masyarakat per 19 Januari 2022.

Jaksa Agung Muda bidang Intelijen Kejagung, Amir Yanto menegaskan bahwa Kejagung berkomitmen untuk memberantas seluruh mafia tanah sesuai perintah Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah menerima 394 laporan kasus mafia tanah dari masyarakat per 19 Jasnuari 2022.

"Kemudian laporan yang berhasil ditelaah ada 110 laporan, sisanya 284 baru ditelaah. Jadi sudah ada 110 laporan kasus mafia tanah yang sudah kami tindaklanjuti," tuturnya di Kejagung, Rabu (19/1/2022).

Amir juga membeberkan beberapa perkara tindak pidana mafia tanah yang sudah ditangani antara lain kasus mafia tanah pembangunan lapangan terbang di wilayah Buleleng, Bali.

Selanjutnya kasus mafia tanah di Tapanuli Selatan yang diduga melibatkan oknum Jaksa di wilayah tersebut.

"Karena diduga ada oknum Jaksa yang ikut main di situ, jadi kami teruskan ke JAMwas," katanya.

Sejauh ini, menurut Amir, kasus mafia tanah yang sudah masuk tahap penyelidikan ada dua perkara yaitu terkait tanah Pemerintah Daerah di Kendari Sulawesi Tenggara dan sudah ditetapkan tiga orang tersangka.

"Kemudian satu kasus di Sumatera Utara dan satu di wilayah DKI Jakarta. Sehingga ada tiga perkara mafia tanah yang masuk tahap penyidikan," ujarnya

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kejaksaan Agung mafia tanah
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top