Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Character Matters Indonesia Ajarkan Pendidikan Pancasila untuk Anak-anak di Bojong Indah

Character Matters Indonesia (CMI) berikan pendidikan sosial budaya berupa penanaman pendidikan karakter untuk anak-anak Sahabat Bojong Indah (SABI) level Sekolah Dasar (SD) dalam program CMI Mengajar.
Anak-anak sekolah dasar (SD) Sahabat Anak Bojong Indah (SABI) melakukan pembelajaran dalam program CMI Mengajar/CMI.
Anak-anak sekolah dasar (SD) Sahabat Anak Bojong Indah (SABI) melakukan pembelajaran dalam program CMI Mengajar/CMI.

Bisnis.com, SOLO - Character Mattters Indonesia melakukan kolaborasi dengan Sahabat Anak Bojong Indah (SABI) untuk mengajarkan nilai-nilai pendidikan sosial dan budaya melalui program CMI Mengajar.

Kegiatan mengajar via online tersebut dilakukan untuk menekankan nilai-nilai karakter anak, yang diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi kegiatan sosial tersebut dilakuakn secara daring via Zoom pada 16-17 dan 23-24 Oktober 2021. Selama 2 minggu, terdapat 20 anak dari SABI yang ikut dalam program CMI Mengajar.

CMI Mengajar ditujukan kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD), dengan tujuan menanamkan sikap Pancasila dan toleransi sejak dini.

Dalam 4 sesi kegiatan, CMI juga melibatkan pembicara dan fasilitator untuk memandu pelaksanaan program tersebut secara virtual.

Dengan dibantu oleh beberapa guru SD yang ikut di dalam CMI, penyusunan materi dan metode pembelajaran menggunakan sistem belajar sambil bermain. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga antusiasme peserta dalam mencerna materi yang disampaikan untuk memperoleh semangat yang konsisten melalui cara yang unik.

Pada CMI mengajar, hari pertama diawali dengan pembelajaran budaya dan kelompok sosial di Indonesia dengan tujuan untuk membantu peserta mengenal dan memahami mengenai keragaman budaya dan kelompok sosial.

Selanjutnya, pemahaman ini diperdalam dengan pembelajaran mengenai Pancasila dan sikap saling menghargai agar tercipta kerangka konsep dan penerapan sikap saling menghargai antar sesama.

Pada hari ketiga, setelah mengenali konsep dan penerapan sikap saling menghargai, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak negatif atau masalah yang akan timbul apabila tidak menerapkan sikap saling menghargai dalam bermasyarakat.

Di hari terakhir, kegiataan yang dilakukan yakni merangkum dan mengevaluasi materi yang telah disampaikan selama program berlangsung melalui internalisasi dan refleksi nilai karakter saling menghargai dalam diri peserta.

Menurut CMI, seluruh kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menerapkan konsep fun, yag dilakukan dengan animasi, games, nyanyian, dan berbagai metode interaktif lain.

Character Matters Indonesia pun berharap untuk terus mengembangkan program CMI Mengajar ke berbagai daerah lain.

Selain itu CMI juga akan mengajak komunitas – komunitas lain yang juga memiliki kepedulian di bidang pendidikan untuk ikut berpartisipasi dalam program CMI Mengajar.

Ke depannya, diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi penerus bangsa, terutama bagi anak-anak yang berada di level Sekolah Dasar (SD).

Diketahui, CMI sendiri merupakan sebuah organisasi berisi pemuda-pemudi dari berbagai penjuru Indonesia dengan visi mengembangkan pendidikan karakter bagi generasi muda di Indonesia, dengan menjunjung tinggi filosofi pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara yakni olah hati (etika), olah pikir (literasi), olah karsa (estetika), dan olah raga (kinestetik).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper