Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di KTT Asean, Jokowi Singgung Rivalitas dengan China Hingga LCS

Presiden Jokowi menegaskan bahwa Asean tidak ingin terjebak di antara rivalitas dengan China yang dapat merugikan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  09:06 WIB
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, pada KTT ASEAN ke-38, secara virtual, Selasa (26/10/2021) - BPMI Setpres - Lukas
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, pada KTT ASEAN ke-38, secara virtual, Selasa (26/10/2021) - BPMI Setpres - Lukas

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Asean dan China terus menjalankan kemitraan yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

“Masa 30 tahun adalah waktu yang cukup untuk membangun kepercayaan antara kita,” kata Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 Asean-China secara virtual, dikutip dari laman Setkab, Selasa (26/10/2021).

Jokowi mengatakan bahwa Asean dan China memiliki kepentingan yang sama untuk membangun kawasan yang damai dan stabil dengan terus menghormati hukum internasional, termasuk di Laut China Selatan.

Selain itu, Asean dan China juga memiliki kepentingan yang sama untuk terus membangun kemitraan guna meningkatkan kesejahteraan.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa Asean tidak ingin terjebak di antara rivalitas yang dapat merugikan.

“Asean justru ingin mengembangkan kerja sama secara terbuka, secara inklusif, dengan semua mitra di empat prioritas yaitu maritim, konektivitas, pencapaian SDGs, dan penguatan perdagangan investasi,” katanya.

Jokowi meyakini bahwa kemitraan yang sudah terbangun 30 tahun seharusnya menjadi modal yang kuat untuk mewujudkan kemitraan strategis yang komprehensif.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi china laut china selatan ktt asean
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top