Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Xi Jinping Tolak Ajakan Pertemuan dari Biden

Joe Biden mendorong diadakannya pertemuan antara dirinya dan Xi Jinping dalam beberapa bulan mendatang.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 15 September 2021  |  09:43 WIB
Xi Jinping Tolak Ajakan Pertemuan dari Biden
Joe Biden (kiri) saat masih menjabat Wapres AS bertemu Presiden China Xi Jinping dalam satu kesempatan di Balai Agung Rakyat China di Beijing pada tahun 2011. - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Joe Biden meminta pertemuan tatap muka dengan Presiden China Xi Jinping dalam percakapan telepon pada pekan lalu. Namun, Xi menolaknya karena tidak ingin meninggalkan negara akibat pandemi Covid-19.

Dilansir Bloomberg, Rabu (15/9/2021), menurut sumber anonim, Biden mendorong diadakannya pertemuan antara kedua kepala negara dalam beberapa bulan mendatang. Tawaran pertemuan dilaporkan sebelumnya oleh Financial Times.

Xi diketahui tidak pernah meninggalkan China dalam 600 hari terakhir, periode terpanjang bagi seorang kepala negara dari G20.

Namun, dia menghadiri sejumlah pertemuan virtual, seperti BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan). Kemungkinan besar Xi juga tidak akan hadir pada pertemuan Majelis Umum PBB di New York pada pekan depan, meski presiden China jarang tampil dalam pertemuan tersebut.

Hingga saat ini, Gedung Putih belum memberikan respons apapun. Pada Jumat (10/9/2021), percakapan telepon antara Biden dan Xi berlangsung selama 90 menit. Sambungan telepon tersebut merupakan diskusi yang pertama sejak Februari.

Berdasarkan pernyataan Gedung Putih, Biden mendesaak Xi untuk bersepakat dengan sejumlah isu penting, meskipun tidak salaing setuju dalam topik lain. Namun, penawaran pertemuan oleh AS tidak disampaikan oleh Gedung Putih saat itu.

AS telah berusaha untuk memisahkan isu seperti perubahan iklim dengan masalah yang lebih kontroversial bagi keduanya seperti perdagangan, hak asasi manusia dan demokrasi di sejumlah tempat seperti Hong Kong. Sementara itu, Beijing bersikeras bahwa isu-isu tersebut tidak boleh dipisahkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xi jinping Joe Biden
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top