Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lantik Kabareskrim, Ini Pesan Kapolri untuk Komjen Agus Andrianto

Restorative justice menurut Kapolri bisa menjadi salah satu upaya menyelesaikan semua permasalahan hukum di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  15:15 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo - Biro Pers Sekretariat Presiden/ Lukas
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo - Biro Pers Sekretariat Presiden/ Lukas

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta Kabareskrim baru Komjen Polisi Agus Andrianto mengedepankan restorative justice dalam penegakan hukum di Indonesia.

Sigit berpandangan sampai saat ini masih ada masyarakat yang berpikir bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas.

Menurut Sigit, untuk meng-counter hal tersebut, tim penyidik Bareskrim Polri harus mengedepankan azas restorative justice dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia.

Restorative justice, kata Sigit, bisa menjadi salah satu upaya menyelesaikan semua permasalahan hukum di Indonesia.

"Jadi masyarakat itu ingin kita berada di posisi yang berkeadilan," tuturnya, Rabu (24/2/2021).

Menurut Sigit, pihaknya juga akan mencari formula yang tepat dalam menegakkan restorative justice tersebut.

Dengan begitu, ujarnya, tidak ada lagi tim penyidik yang berbeda pandangan dalam penegakan restorative justice.

"Kita akan coba formulasikan dengan baik. Tetapi kita juga harus tegas manakala ada yang dapat berdampak pada keselamatan jiwa manusia," kata Sigit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapolri kabareskrim Listyo Sigit Prabowo restorative justice Agus Andrianto
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top