Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Dorong PPP Perkuat Fondasi Pancasila di Kalangan Santri

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo sebelum membuka Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Jumat (18/12/2020) malam.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 18 Desember 2020  |  20:53 WIB
Jokowi Dorong PPP Perkuat Fondasi Pancasila di Kalangan Santri
Presiden Joko Widodo menghadiri pembukaan Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara virtual, Jumat (18/12/2020) - Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penguatan fondasi Pancasila di kalangan siswa dan santri menjadi salah satu pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo ketika membuka Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Jumat (18/12/2020) malam.

Presiden mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini ada sekitar 28.000 pesantren di seluruh Indonesia.  Dia menyatakan bahwa semua pihak harus turut serta untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila bagi para siswa dan santri agar memiliki karakter ke-Indonesiaan yang kuat.

"Kita harus saling berbagi, saling bekerjasama untuk memperkokoh fondasi Pancasila dikalangan siswa dan santri. untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan, agar para siswa dan santri kita memiliki karakter ke-Indonesia-an yang kuat," ujarnya dalam kata sambutan.

Imbauan Jokowi itu disampaikan setelah meminta setiap pihak, khususnya kader PPP, untuk aktif memanfaatkan infrastruktur penghubung, khususnya sarana komunikasi, untuk hal-hal yang positif. Langkah itu dinilai patut dilakukan agar tidak diisi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Media sosial, jelasnya, harus dipenuhi dengan informasi yang meneduhkan. Selain itu, klarifikasi terhadap berita tak benar pun perlu dilakukan guna mengadang laju disinformasi dan misinformasi di jejaring komunikasi tersebut.

"Kita harus aktif mengisi pemberitaan di media sosial dengan keteduhan, dengan kesejukan dan kita juga harus mengklarifikasi berita-berita yang tidak benar, berita berita hoaks dan menutup banyaknya ujaran-ujaran kebencian, untuk saling kita menghormati dan menghargai sesama anak bangsa sebagai saudara sebangsa dan setanah air," ujarnya dalam pembukaan Muktamar IX PPP.

Pasalnya, kata Jokowi, konektivitas luar jaringan (offline) dan dalam jaringan (online) semakin efektif yang membuat masyarakat bisa meningkatkan komunikasi antarumat yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk untuk menyebarkan Islam yang penuh kesejukan dan kedamaian.

"Menumbuhkan toleransi dalam perbedaan dan kebhinekaan, dan memperkokoh persatuan dalam keberagaman," jelas dia.

Melalui konektivitas fisik dan digital, sambung Jokowi, seluruh pihak untuk berbagi pengalaman dalam membangun daerah, dalam membangun desa.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengatakan sebagai partai Islam tertua di Indonesia, PPP dapat menjadi teladan bagi lembaga atau organisasi Islam lainnya.

"Partai Persatuan Pembangunan juga bisa menjadi contoh bisa menjadi teladan bagi organisasi-organisasi lain dalam memperkokoh persatuan dan kerukunan kita dan dalam mempercepat pembangunan nasional Indonesia," jelas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi ppp Muktamar PPP
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top