Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gatot Nurmantyo Sebut TNI Masa Kini Seperti Orde Baru, Mengapa?

Selama lebih dari satu dekade, imbuhnya, seluruh panglima TNI mengubah persepsi negatif yang ditinggalkan ABRI.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  15:40 WIB
Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo . JIBI - Bisnis/Nancy Junita @kanal youtube refly harun
Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo . JIBI - Bisnis/Nancy Junita @kanal youtube refly harun

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan TNI dalam menyikapi gejolak yang terjadi beberapa waktu terakhir. Gatot menyebutkan bahwa TNI saat ini seperti pada era orde baru.

“Kalau kita lihat perkembangan situasi dan terjadi di akhir-akhir ini ada warning peringatan bahwa Polri khusus TNI telah terlihat menjadi seperti pada tahun orde baru yang lalu,” kata Gatot saat webinar KAMI Nasional dikutip Sabtu (5/11/2020).

Gatot yang juga merupakan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menjelaskan bahwa TNI berjuang untuk memperbaiki citra buruk yang ditinggalkan usai peristiwa 1998. Selama lebih dari satu dekade, imbuhnya, seluruh panglima TNI mengubah persepsi negatif yang ditinggalkan ABRI.

Selama 1998 – 2016, lanjutnya, anggapan publik pada TNI mulai pulih. Bahkan muncul survei yang menunjukkan bahwa organisasi TNI menempati posisi pertama perihal kepercayaan publik.

Menurut Gatot, seharusnya TNI dapat mempertahankan kondisi itu. Pasalnya TNI maupun Polri merupakan tulang punggung kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap itu kata dia harus dipelihara agar mampu menjaga kekuatan baik untuk pertahanan dalam dan luar negeri.

Gatot menegaskan bahwa menjadi profesionalisme TNI bukan tanggung jawab TNI saja tetapi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

"Untuk itu kami mengamati dengan cermat setiap kejadian di daerah timbul gagasan perlu laksanakan forum ini untuk merembuk yang bisa diberikan kepada TNI Polri sebagai bahan evaluasi, karena bagaimanapun juga dampak yang sekarang ini seperti dari Papua, di Aceh apabila ini dibiarkan saja maka tanda-tanda tentang perpecahan di negara ini sudah mulai terlihat," paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni Gatot Nurmantyo KAMI-Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top