Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Terakhir Kampanye Pilkada 2020, Paslon Diminta Tertib

Pemerintah mencatatkan temuan sebanyak 1.520 kasus pelanggaran, atau sebesar 2,2 persen dari 75.000 event, yang dilakukan pada masa kampanye hingga hari ke-71.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  08:41 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/11/2020)./Antara - HO/Humas Kemenko Polhukam
Menko Polhukam Mahfud MD saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/11/2020)./Antara - HO/Humas Kemenko Polhukam

Bisnis.com, JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengingatkan agar semua pasangan calon pada Pilkada 2020 tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan kampanye selama masa akhir kampanye. Semua Paslon yang melakukan pelanggaran tetap akan diberikan sanksi.

”Kepada tim kampanye masing-masing, kepada Paslon, sanksi masih tetap menanti kalau anda pada hari terakhir ini melakukan pelanggaran," ujar Mahfud MD dalam keterangan persnya, (5/12/2020).

Atas nama pemerintah yang bertanggung jawab menangani dan mengawal Pilkada serentak 2020, Mahfud MD menyampaikan apresiasi, karena berdasarkan laporan, di lapangan masa kampanye berjalan dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih, dan saya bergembira karena berdasarkan laporan-laporan dari lapangan, baik dari Kepolisian, maupun dari Bawaslu dan KPU, pelaksanaan kampanye selama 71 hari sampai dengan hari ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mahfud menyebut, telah ditemukan sebanyak 1520 kasus pelanggaran, atau sebesar 2,2 persen dari 75 ribu event, yang dilakukan pada masa kampanye hingga hari ke-71. Namun, pelanggaran yang terjadi masih dalam skala kecil dan tidak menimbulkan klaster baru Covid 19. Sejumlah pelanggaran yang terjadi, menurut Mahfud juga telah ditindak.

“Semuanya berjalan dengan baik, pelanggaran yang kecil-kecil sudah diperingatkan. Ada yang sampai masuk ke ranah pidana, sebanyak 16 kasus. Karena sesudah diperingatkan masih melanggar lagi, peringatan ke-2 masih melanggar lagi, akhirnya masuk ke pidana. Ada 16 kasus tetapi kecil-kecil, oleh sebab itu tidak pernah menjadi perhatian publik,“ kata Mahfud.

Mahfud MD berharap di hari terakhir masa kampanye, para tim dan Pason tetap menjaga tata tertib serta memperhatikan protokol kesehatan.

“Biasanya di hari terakhir emosi ditumpahkan sekaligus. Lalu bikin kerumunan dan sebagainya. Tolong dijaga,” tuturnya.

Dia meminta penyelenggara menutup masa kampanye dengan baik. Pasalnya, 6 November tahapan Pilkada 2020 memasuki hari tenang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md kampanye Pilkada Serentak kampanye pemilu
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top