Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Banggai Laut yang kena OTT KPK, Calon Petahana dari PDIP

Wenny Bukamo tercatat sebagai calon petahana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Dia berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  17:43 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri - Antara/M. Risyal Hidayat
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri - Antara/M. Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (3/12/2020).

Wenny Bukamo tercatat sebagai calon petahana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Dia berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe. 

Wenny-Ridaya diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Wenny merupakan Cabup petahana di Pilkada 2020 Banggai Laut. Rekomendasi keduanya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 1 Juli 2020.

Selain itu, tercatat juga Wenny merupakan bupati pertama di Kabupaten Banggai Laut. Dia terpilih pertama kali pada Desember 2015.

Dia juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Surabaya pada 1999-2004. Wenny juga merupakan purnawirawan TNI.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengonfirmasi bahwa KPK melakukan OTT terhadap Wenny Bukamo pada Kamis (3/12/2020)

"Betul tadi hari ini kamis tgl 3 des 2020 jam 13.00 wib telah dilakukan tangkap tangan bupati kab Banggai laut," kata Firli saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).

Dia mengatakan pihaknya masih menunggu hasiln kerja tim di lapangan.

Saat ini belum diketahui apa saja yang diamankan dan berapa orang yang terjaring dalam operasi senyap

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi Pilkada Serentak OTT KPK
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top