Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gories Mere dan Karni Ilyas Tak Kooperatif, Kejagung Turun Tangan?

Dianggap tidak kooperatif, Kejagung akan turun tangan untuk memeriksa Karni Ilyas dan eks Stafsus Presiden Gories Mere.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  10:45 WIB
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah. - istimewa
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) siap turun tangan untuk membackup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menuntaskan kasus dugaan tindak pidana sengketa tanah milik pemerintah seluas 30 hektare di Labuan Bajo NTT.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menyebut Kejati NTT sudah meminta bantuan Kejagung untuk memeriksa wartawan senior Karni Ilyas dan eks Staf Khusus Presiden Gories Mere di Gedung Bundar Kejagung.

"Ini kasus di NTT. Cuma memang ada permintaan bantuan dari Kejati NTT, karena sekarang ini kan lagi covid, mungkin saksi dipanggil ke sana juga sudah berumur, jadi dari Kejati NTT meminta bantuan agar diperiksa di sini," tuturnya, Kamis (3/12/2020).

Kendati demikian, Febrie menjelaskan bahwa pihaknya sampai saat ini masih menunggu jadwal pemeriksaan panggilan para saksi tersebut dari Kejati NTT.

"Kami juga masih menunggu kapan diperiksanya, tanggalnya belum kami terima dari Kejati NTT," katanya.

Seperti diketahui, nama Gories Mere dan Karni Ilyas sempat terseret dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi sengketa tanah milik pemerintah seluas 30 hektare di Labuan Bajo NTT.

Dalam perkembangannya, kasus tersebut sudah naik ke penyidikan. Tim penyidik Kejati NTT juga sudah menggeledah sebuah rumah pada Sabtu 14 November 2020 dan menyita sejumlah dokumen tanah milik Pemerintah Daerah NTT seluas 30 hektare terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karni ilyas Kejaksaan Agung Gories Mere
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top