Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap Beli Vaksin Covid-19 Buatan Rusia, Israel Teliti Sputnik V

Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Israel Yuli Edelstein. Adapun, Rusia menamai vaksin Covid-19 pertamanya itu sebagai 'Sputnik V'.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  18:10 WIB
Seorang ilmuwan menunjukkan sampel vaksin untuk melawan penyakit  Covid-19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, di Moskow, Rusia, (6/8/2020). - Antara/Reuters
Seorang ilmuwan menunjukkan sampel vaksin untuk melawan penyakit Covid-19 yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, di Moskow, Rusia, (6/8/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Israel akan segera meneliti vaksin Covid-19 milik Rusia yang diklaim menjadi vaksin pertama untuk wabah virus Corona yang mulai merebak sejak akhir 2019.

"Kami mengikuti secara cermat setiap laporan, tak perduli dari negara mana saja. Kami sudah mendiskusikan laporan dari pusat riset di Rusia soal pengembangan vaksin," kata Menteri Kesehatan Israel Yuli Edelstein kepada wartawan, demikian dilansir Antara, Rabu (12/8/20202).

Seperti diketahui, Presiden Vladimir Putin mengumumkan pada Selasa (11/8/2020) bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19 setelah kurang dari dua bulan uji coba pada manusia.

Menteri Kesehatan Israel juga mengatakan pihaknya akan merundingkan pembelian vaksin tersebut jika terbukti mampu menjadi sebuah produk serius.

"Jika kami yakin ini adalah produk serius, kami juga akan berupaya melakukan negosiasi. Tetapi saya tidak ingin menipu siapa pun. Staf profesional kementerian sedang mengerjakan ini sepanjang waktu. Vaksin tidak akan tiba besok," katanya.

Israel sedang mengembangkan calon vaksinnya sendiri dan berencana memulai uji klinis pada manusia secepatnya pada Oktober. Pihaknya juga meneken kontrak dengan produsen obat Moderna dan Arcturus Therapeutics sebagai opsi pembelian calon vaksin mereka.

Sementara itu, Menteri kesehatan Rusia menepis tuduhan bahwa vaksin tersebut tidak aman. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan sesumbar menyebut beberapa anggota keluarganya, termasuk putri kandungnya, telah menjajal vaksin tersebut.

"Sepengetahuan saya, pagi ini kami telah mendaftarkan vaksin novel corona virus pertama di dunia," tutur Putin dalam rapat pemerintahan yang disiarkan stasiun televisi setempat Selasa (11/8/2020), seperti diwartakan Bloomberg.

Rusia menamai vaksin Covid-19 pertamanya 'Sputnik V' untuk pasar asing, yang mengacu pada satelit pertama dunia. Pemilihan nama tersebut juga mengacu pada apa yang dianggap Moskow sebagai kesuksesan untuk menjadi negara pertama yang menyetujui sebuah vaksin corona, kata pejabat tinggi, Selasa (11/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia israel vaksin Virus Corona covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top