Sinagog Diserang, Dua Orang Tewas Saat Perayaan Yom Kippur

Seorang tersangka berhasil ditangkap aparat keamanan, namun dua lainnya melarikan diri dengan mobil yang dibajak, kata sejumlah pejabat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  13:03 WIB
Sinagog Diserang, Dua Orang Tewas Saat Perayaan Yom Kippur
Petugas polisi bekerja di lokasi penembakan, di mana dua orang tewas, di Halle, Jerman 9 Oktober 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Dua orang tewas akibat serangan bersenjata api terhadap sebuah sinagog dan restoran kebab di kota Halle, Jerman timur kemarin.

Seorang tersangka berhasil ditangkap aparat keamanan, namun  dua lainnya melarikan diri dengan mobil yang dibajak, kata sejumlah pejabat.

Aksi kekerasan itu terjadi pada perayaan Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi ketika mereka  berpuasa dan mencari pendamaian.

“Pasukan kami telah menahan satu orang,” tulis polisi Halle dalam sebuah kicauannya seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (10/10).

“Namun, kami tetap waspada. Kami telah mengerahkan pasukan di sekitar Halle dan berusaha menstabilkan situasi dan mengumpulkan semua informasi yang relevan,” katanya.

Paling tidak dua orang lainnya terluka parah akibat luka tembak dan sedang dalam operasi, kata juru bicara klinik universitas Halle.

Seorang juru bicara pemerintah kota Halle mengatakan penembakan terjadi di depan sinagog di jalan Humboldt dan kawasan pemakaman, sementara tembakan kedua ditujukan ke restoran kebab di kota di provinsi Saxony.

Juru bicara kota Halle lainnya mengatakan pihaknya telah mengumumkan situasi darurat dan semua penduduk diminta untuk tinggal di rumah. Dia mengatakan bahwa layanan darurat diberlakukan dan polisi sedang mengevakuasi orang-orang dari sinagog.

Max Privorozki, ketua komunitas Yahudi Halle, menggambarkan bagaimana seorang pria bersenjata mencoba menembak ke sinagog.

“Kami melihat melalui sistem kamera di sinagog kami bahwa pelaku bersenjata berat dengan helm baja dan pistol mencoba menembak bagian pintu,” katanya kepada surat kabar Stuttgarter Zeitung. Pria itu tampak seperti dari pasukan khusus, kataya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jerman, yahudi, teroris

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top