Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indonesia Kecam Aksi Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina

Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan Israel yang menghancurkan perumahan warga Palestina di Sur Bahir, Yerusalem Timur.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  12:13 WIB
Bendera Palestina - aljazeera.net
Bendera Palestina - aljazeera.net

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan Israel yang menghancurkan perumahan warga Palestina di Sur Bahir, Yerusalem Timur.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, Indonesia mendesak agar tindakan penghancuran dapat segera dihentikan.

"Tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB," demikian pernyataan resmi Kemenlu RI, Rabu (24/7/2019).

Penghancuran rumah warga Palestina dilakukan oleh ratusan polisi dan tentara Israel pada Senin pagi, 22 Juli lalu. Israel menyatakan, perumahan warga Palestina itu secara ilegal dibangun terlalu dekat dengan tembok pemisah di Tepi Barat.

Hal itu disebut menimbulkan risiko keamanan bagi angkatan bersenjata Israel yang beroperasi di sepanjang tembok pemisah yang melintasi kawasan pendudukan Tepi Barat.

Sementara itu, penduduk setempat mengatakan bahwa bangunan mereka berada di area yurisdiksi Otoritas Palestina dan telah mendapatkan izin. Mereka menuduh aksi penghancuran rumah merupakan upaya Israel untuk merebut tanah Tepi Barat.

Adapun Israel merebut Tepi Barat pada perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaplok Yerusalem Timur. Berdasarkan hukum internasional, kedua daerah itu dianggap sebagai wilayah pendudukan, meskipun Israel menolak hal ini.

"Pembangunan pemukiman ilegal oleh Israel dan pembangunan terowongan menuju Al-Haram al-Sharif merupakan aneksasi de facto dan membahayakan proses perdamaian," kata Kemenlu RI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina israel Yerusalem
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top