Inilah Lokasi Bahan Bakar Nuklir, Uranium dan Thorium, di Indonesia

Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) telah melakukan pemetaan bahan bakar nuklir yakni uranium dan thorium di wilayah Indonesia.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 Mei 2019  |  09:47 WIB
Inilah Lokasi Bahan Bakar Nuklir, Uranium dan Thorium, di Indonesia
Tambang uranium. - iaea

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) telah melakukan pemetaan bahan bakar nuklir yakni uranium dan thorium di wilayah Indonesia.

"Kami sudah melakukan pemetaan ke seluruh wilayah Indonesia yang berpotensi uranium dan torium dan masih berlanjut," kata Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Batan Suryantoro, Senin (6/5/2019).

Menurut Suryantoro, karena bahan bakar dari nuklir itu uranium dan torium, maka Batan melakukan pemetaan di seluruh wilayah Indonesia dan saat ini sudah terkumpul potensi 74 ribu ton uranium dan 130 ribu ton thorium. 

Uranium adalah unsur yang bersifat fissil (dapat membelah diri) setelah bereaksi nuklir dan thorium bersifat fertil (membiak), atau tidak dapat membelah diri. 

"Selama ini uranium dan torium yang digunakan sebagai bahan bakar reaktor riset masih impor dari Amerika Serikat karena di Indonesia belum dilakukan eksploitasi terhadap cadangan uranium dan torium," ujarnya.

Suryantoro juga mengatakan bahwa, uranium dan thorium  yang tersimpan di bumi Indonesia sebagai cadangan untuk anak cucu nanti.

"Jadi setelah kami petakan daerah yang berpotensi uranium dan thorium berada di Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan seluruh pulau Indonesia, kalau di Kalimantan banyak potensi uranium salah satunya di wilayah Kalan," ungkapnya.

Eksploitasi sampai saat ini, kata Suryantoro, belum bisa dilakukan. Batan baru melakukan eksplorasi untuk pemetaan potensi cadangan uranium  dan thorium di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nuklir, batan, uranium

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top