TKN : Visi Misi Jokowi Optimisme Sambut Era Bonus Demografi 

Juru kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin Dedek Prayudi memandang bahwa visi misi Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo adalah bentuk optimisme dalam menyambut peluang bonus demografi.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  09:59 WIB
TKN : Visi Misi Jokowi Optimisme Sambut Era Bonus Demografi 
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Juru kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin Dedek Prayudi memandang bahwa visi misi Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo adalah bentuk optimisme dalam menyambut peluang bonus demografi.

Visi misi tersebut dipaparkan oleh Jokowi dalam pidato kebangsaan bertajuk ‘Konvensi Rakyat’ yang berlangsung di Sentul International Convention Center Kabupaten Bogor Minggu (24/2/2019).

"Sebagai demografer, saya bangga sekali Pak Jokowi paham betul akan tantangan di era bonus demografi, dan itu tertuang secara komprehensif di dalam visi misi yang disampaikan kemarin," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (26/2/2019).

Dedek menjelaskan bahwa setidaknya ada lima poin dari visi misi tersebut yang menjawab dua tantangan fundamental bonus demografi menyangkut pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan pemuda.

Tiga poin tergabung dalam skema pemberdayaan pemuda meliputi :

1. Kartu Indonesia Pintar hingga bangku kuliah.

2. Peningkatan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan ekpansi badan-badan pelatihan.

3. Ekpansi, revitalisasi dan penguatan sentra-sentra digital dan membangun pembangunan SDM digital.

"Tiga program tersebut akan mendorong peningkatan kualitas SDM pemuda kita, agar siap pakai, sesuai kebutuhan jaman dan kompetitif," ujar Dedek yang juga mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund ini. .

Kemudian dua program yang tergabung dalam pemberdayaan perempuan meliputi :

1. Program childcare atau penitipan dan pengasuhan anak secara masif juga akan mendorong kesetaraan kesempatan kerja antara perempuan dan laki-laki.

2. Program modal usaha bagi perempuan seperti Mekar akan dilipatkandakan jumlah penerimanya.

Dedek menilai orasi yang disampaikan oleh Capres Jokowi kaya dengan gagasan program yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

"Tentu pidato politik substantif dan penuh dengan gagasan konkrit ini membuat orasi-orasi berapi-api kubu sebelah jadi terdengar minim substansi, jadul dan mengambang nggak jelas," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup