Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dubes RI Untuk Suriname, Guyana, & Karibia, Julang Pujianto: "Kita Ada Kedekatan Sejarah"

Indonesia mulai membuka hubungan diplomatic dengan Suriname pada 1976, tetapi hubungan ini sebenarnya sudah dimulai sejak 1951, yaitu ketika Suriname masih berada di bawah kekuasaan pemerintah Belanda.
Warga keturunan Jawa di Suriname./Bisnis-youtube
Warga keturunan Jawa di Suriname./Bisnis-youtube

Wisatawan Suriname ke Indonesia Masih Terbatas

Berapa besar minat warga negara Suriname untuk mengunjungi Indonesia?

Berdasarkan data, memang kunjungan wisatawan dari Suriname masih terbatas, tetapi dari tahun ke tahun trennya terus meningkat. Mungkin peningkatannya ini didorong oleh faktor promosi. Oleh sebab itu, KBRI akan terus melakukan promosi, dan melihat pendekatan seperti apa yang lebih efektif.

Kami akan melibatkan tour operator untuk membuat paket-paket wisata yang lebih menarik. Perlu diketahui juga bahwa Pemerintah Indonesia telah memberikan kemudahan visa untuk warga negara Suriname yang ingin berkunjung dengan memberikan bebas visa selama 30 hari.

Apakah kebijakan itu juga berlaku bagi WNI?

Saat ini WNI belum bebas visa ke Suriname, tetapi mereka [Pemerintah Suriname] sudah menawarkan rancangan bebas visa untuk WNI. Saat ini masih kami tanggapi dan pelajari rancangannya.

Sebagai Dubes, saya akan mendorong agar fasilitas bebas visa untuk WNI bisa segera diimplementasikan, karena hal itu akan berdampak pada peningkatan saling kunjung di antara wisatawan kedua negara.

Bagaimana strategi yang akan Anda jalankan untuk mempromosikan potensi pariwisata Indonesia?

Tugas kami adalah promosi semaksimal mungkin, dan menarik keuntungan ekonomi seoptimum mungkin dari potensi yang ada. Kalau promosinya dibuat semenarik mungkin, kita bisa mendorong wisawatan dari Suriname berkunjung ke Indonesia.

Untuk membuat paket-paket wisata yang menarik, kami juga bekerja sama dengan tour operator. Hal itu dilakukan karena kalau paketnya bisa dikemas dengan lebih menarik, tentu akan menjadi potensi.

Akan tetapi, ada kendala dari sisi konektivitas, karena belum ada direct flight dari Indonesia menuju Suriname. Mungkin suatu saat perlu dipertimbangkan juga untuk mendorong kalangan usaha kita untuk mengembangkan konektivitas ke sana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper