Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oknum TNI dan Wartawan Baku Hantam Berebut PSK di Papua

Kodam Cenderawasih mengakui ada salah satu oknum anggotanya yang berkelahi atas nama Pratu AM dengan seorang oknum wartawan dari media Patroli atas nama Rahim karena berebut PSK di Lokalisasi Samabusa Distrik Teluk Kimi, Nabire Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  13:17 WIB
Ilustrasi. - Antara
Ilustrasi. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA — Kodam Cenderawasih mengakui ada salah satu oknum anggotanya yang berkelahi atas nama Pratu AM dengan seorang oknum wartawan dari media Patroli atas nama Rahim karena berebut PSK di Lokalisasi Samabusa Distrik Teluk Kimi, Nabire Papua.
 
Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi menyayangkan adanya oknum anggota TNI yang keluyuran ke tempat lokalisasi. Menurutnya, perilaku tersebut sangat bertentangan dengan moral dan etik TNI, sehingga dia memastikan akan memproses hukum Pratu AM.
 
"Ini adalah perilaku yang sangat tidak terpuji dan tidak bermoral. Institusi TNI tidak akan mentolelir hal itu. Yang bersangkutan akan kami tindak keras sesuai dengan proses hukum yang berlaku," tuturnya dalam keterangan resminya, Selasa (29/1/2019).
 
Dia menjelaskan kronologis baku hantam tersebut terjadi sebanyak dua kali. Pertama menurutnya lokasi baku hantam terjadi di tempat lokalisasi yang diawali adu mulut hingga saling pukul dan kedua terjadi di Mako Detasemen Zipur-12 ketika oknum wartawan Patroli Rahim, wartawan Sinar Pos Priyono dan Yasin Satpam Samabusa menuju Mako untuk melaporkan peristiwa pemukulan itu kepada pimpinan AM.
 
"Namun saat tiba di depan gapura Mako Detasemen Zipur-12/OHH oknum TNI Pratu AM beserta 4 orang temannya dari PT. Kabel Optik berusaha mencegah kelompok Sdr. Rohim sehingga terjadi perkelahian lagi," katanya.
 
Akibat kejadian itu, menurutnya, oknum wartawan bernama Rahim mengalami luka lebam bagian mata kanan dan pelipis kiri lebam, luka robek garis di bawah mata kiri sepanjang 2 cm, luka robek garis di atas telinga sebelah kiri dan luka lebam pudak kiri.
Sementara, oknum wartawan Priyono dari wartawan Sinar Pos mengalami luka lebam bagian mata kiri dan dan 4 jahitan dipelipis kiri, dan memar di pipi kiri.
 
"Pukul 02.30 WIT pasi intel Denzipur 12 Purwadi tiba di TKP dan mengamankan Pratu AM selanjutnya membawa korban ke UGD RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni wartawan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top