Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Maduro Tolak Desakan Negara Eropa Gelar Pemilu

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menolak desakan dan ultimatum sejumlah negara besar Eropa untuk segera mengadakan pemilu darurat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  07:54 WIB
Nicolas Maduro - Istimewa
Nicolas Maduro - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menolak desakan dan ultimatum sejumlah negara besar Eropa untuk segera mengadakan pemilu darurat. 

Maduro menyebut desakan pemilu itu disampaikan karena pemimpin oposisi Juan Guaido telah mengajak militer untuk berbalik melawan pemerintah.

Spanyol, Inggris, Prancis, Belanda dan Jerman meminta Maduro mengakui Guaido sebagai presiden sementara, atau mengadakan pemilu dalam waktu delapan hari. 

"Mereka harus menarik ultimatum ini. Tidak ada yang bisa memberi kita ultimatum," kata Maduro sebagaimana dikutip CNN.com, Senin (28/1/2019). 

Maduro menyebut tindakan negara-negara Eropa tersebut sebagai sebuah kesalahan dan sebuah penghinaan.

"Venezuela tidak terikat dengan Eropa. Ini benar-benar penghinaan," ujarnya.

Dalam wawancara dengan CNN Turk, Maduro menuduh Amerika Serikat melakukan upaya kudeta terhadapnya melalui Guaido. Maduro menegaskan tindakan Guaido sendiri telah melanggar konstitusi.

"Semua yang terjadi terkait dengan Amerika. Mereka menyerang kami dan mereka pikir Venezuela adalah kebun belakang mereka," kata Maduro.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

venezuela nicolas maduro
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top